Dia pernah berkata seperti ini: "gue itu manusia paling egois, bahkan keluarga guepun ga bisa menurunkan ego gue. Tapi sama lo, gue harus banyak sabar, gue harus nurunin ego gue, gue harus terima sikap manja lo. Cuma elo."
Sesaat setelah mendengar kata-kata itu, seperti ada kupu-kupu yang berterbangan dihatiku, karena aku tampak spesial baginya.
Sampai-sampai dia berkata demikian: "tapi ini yg salah, lo terlalu manja, jadi apa-apa ga bisa sendiri. Sekarang lo gue tinggal. Lo harus bisa tanpa gue, karena ga selama gue bisa disamping lo, nemenin lo, bimbing elo, nuntun elo. Ga bisa. Sekarang lo harus bisa sendiri, mau ga mau, suka ga suka, bisa ga bisa."
Seketika itu juga, kupu-kupu yang tengah berterbangan dihatiku, mati seketika. Hatiku langsung menciut, jantungku seakan berhenti berdetak.
Kenapa bisa dia seegois ini? Kenapa bisa? Dan Kenapa dia harus meninggalkanku? Aku tak mampu.
