Matahari mulai memancarkan sinarnya, begitu pun bulan.
Bulan akan kembali pergi seiring dengan datangnya mentari di pagi hari.Burung-burung berkicauan di atas dahan pohon dan embun mulai membasahi dedaunan.
"Gue males banget sekolah, PRnya belom gue kerjain lagi," keluh seorang perempuan yang sedang membereskan tempat tidurnya.
Namanya Syarira Putri ia adalah murid SMA Victoria Jakarta, Syarira duduk di kelas XII IPS2, ia masuk kelas IPS karena cita-citanya yang ingin menjadi seorang diplomat.
Setelah selesai membereskan tempat tidurnya kemudian ia mandi dan bersiap-siap untuk menuju sekolah.
"Ra itu sarapannya di meja ya," kata Melinda, Mama Rira.
"Iya ma," jawab Rira.
Sarapan pagi ini adalah nasi dan juga rendang.
"Yes rendang," kata Rira.
Ya rendang adalah makanan kesukaan Rira, setelah makanannya habis ia pun langsung bergegas untuk berangkat ke sekolah.
"Ma, Rira berangkat ya," kata Rira.
"Iya hati-hati ya Ra," jawab Melinda.
Rira langsung menuju ke garasi untuk mengeluarkan mobilnya.
Pertama-tama Rira menuju ke rumah Shila dan Arin untuk menjemputnya.
Shila dan Arin adalah sahabat-sahabat Rira yang sangat berarti. Mereka ada di saat suka maupun duka.
"Jalanan macet lagi," keluh Rira.
"Sabar aja napa Ra," kata Shila.
"Iya santai aja kali Ra, lagian kan ini bukan hari senin," kata Arin.
Begitulah mereka, tiga orang sahabat yang memiliki sikap berbeda-beda.
"Akhirnya sampe juga," kata Rira.
"Shila Arin turun kita udah sampe," kata Rira.
Saat Rira membuka pintu belakang ternyata Shila dan Arin sedang tertidur dengan sangat pulas.
"Tidur lagi," keluh Rira.
"Bangun woy",kata Rira sambil mengguncang-guncangkan tubuh mereka.
"Kita dimana Ra?" tanya Arin.
"Ya di sekolah lah, buruan napa bangun udah sampe nih," kata Rira.
Setelah Shila dan Arin bangun, mereka pun langsung menuju ke kelas yang terletak cukup jauh dari tempat Rira memarkirkan mobilnya, ya kelas XII IPS2 memang terletak di belakang sekolah, walaupun jauh dan terletak di belakang, kelas tersebut dekat dengan kantin, jadi mereka dapat membeli makanan dengan cepat tanpa harus mengantri terlebih dahulu.
"Untung aja kita ga telat," kata Rira.
"Yaela Ra kita tuh udah kelas XII, jadi santai aja lagi," jawab Shila.
"Tapi kan...," timpal Rira.
"Yaudahlah gapapa, cepetan dikit napa jalannya," keluh Arin yang sudah berada di depan.

ŞİMDİ OKUDUĞUN
Still in Love
Teen FictionIni adalah sebuah kisah tentang seorang perempuan. Kisah tentang bagaimana menjalani pahit manisnya kehidupan. Kisah tentang persahabatan yang memiliki berbagai macam perbedaan. Kisah seseorang dalam menghadapi suka dan duka, tangis dan tawa, marah...