Back to reality
Dunia modeling yang digeluti alexa selama 15 tahun ini menghantarkannya menjadi model yang banyak diincar oleh para desainer,photographer dan perusahaan. Jerih panyah nya selama ini terbaryar sudah dengan kesuksesan nya.
"Ma,aku pergi dulu ya" kencup lexa di pipi mama sebelum pergi meninggalkan rumah.
"Kamu mau kemana sayang ? Gak makan dulu ? " ujar mama
"Enggak ma,aku hari ini ada pemotretan. Udah telat ni,nanti aku makan di jalan aja"
"Kamu ini kebiasaan sekali selalu aja terburu-buru" omel mama
"Hehehehehe maaf ma, dadah mama. Oya lexi belum bangun tuh ma" aku melambaikan tangan ke mama lalu memasuki mobil kesayangan ku.
"Pak kita ke alamat ini ya" tunjuk ku ke alamat yang kuberikan ke pak mimin
"Baik non,nampaknya hari ini non bahagia sekali" ujar pak mimin
"Aaahhh biasa aja kok pak" ucap ku dengan malu-malu
Sebenarnya tebakan pak mimin benar,hari ini aku akan melakukan pemotretan dengan gaun rancangan salah satu designer terkenal. Eittss tapi aku udah biasa sih pemotretan dengan gaun rancangan designer terkenal cuma untuk gaun ini aku benar-benar jatuh hati melihatnya saat assistant ku memperlihatkan nya.
"Oh ya pak,bisa dipercepat dikit gak pak ? Saya sudah telat nih " rengek ku ke pak mimin
"Baik non" jawab nya dengan mengacungkan jempol
*Beberapa menit kemudian*
Akhirnya sampai juga,semoga aja si Romeo gak marah-marah ujar ku dalam hati
"Alexa sayang sudah jam berapa ini ?" Protes romeo sang photographer
"Maaf romeo,lagian aku cuma telat 30 menit" cengir ku
"Hay 30 menit ku itu sangat berarti cantik" omel romeo
"Sudah-sudah kamu ganti baju dulu" ujar sang assistant
Sesaat kemudian alexa keluar dengan menggunakan gaun panjang berwarna cream dengan bagian atas berenda
"Okey,kita hari ini mengambil gambar dengan konsep outdoor" intruksi Romeo kepada tim yang lain
Alexa keluar mengikuti Romeo menuju bagian samping rumah ini
"Lexa kamu bersiaplah menuju anak tangga disana" jelas Romeo
"Hadap sini cantik,tangan kanan nya letakkan di samping" intruksi Romeo
"Iya cantik sekali,gaun nya angkat dikit dan bla bla"
Begitulah intruksi Romeo hingga 30 menit mendatang.
"Siip,pemotretan selesai" teriak Romeo kepada tim nya setelah mendapatkan gambar yang ia inginkan
"Romeo,apa aku boleh minta tolong ?" Tanya ku ke Romeo
"Apa cantik ?" Jawab Romeo
"Aku ingin kau menjadi photographer di acara sesi foto keluarga" cicit ku ke Romeo
"Woww dengan senang hati aku menerimanya" tunduk Romeo dengan tangan kanan di depan dada dan kaki kanan ditekuk sedikit kebelakang
"Hahahaha baguslah kalau kamu setuju,terima kasih Romeo sayang" jawab ku dengan mencubit pipinya
"Lexa sudah berapa kali aku bilang,aku tidak suka pipi ku dicubit" teriak Romeo
Dan dengan tanpa rasa bersalah aku meninggalkan nya begitu saja.
"Telpon mamah ah" lalu memencet nomor di ponsel ku
*Di kediaman Alexa*
"Hallo sayang ada apa menelpon mama ?" Ungkap sang mama
"Aku mau ngasi tau,kalau sabtu ini kita jadi foto keluarga. Aku udah nyuruh Romeo ma" cicit ku
"Baguslah sayang,nanti mama sampaikan ke lexi dan papa" jawab mama dengan antusias
"Oke mama,lexi mana ma ?" Tanya ku
"Dia lagi disini sayang,lagi sarapan"
"Siapa ma ?" Tanya lexi
"Lexa sayang,dia bilang kalau dia udah nemui Romeo untuk mempersiapkan sesi foto keluarga" ujar mama
"Kita jadi foto keluarga ma ?" Ucap lexi dengan wajah cemberut
"Jadilah sayang,kamu jangan cemburut gitu dong" hibur mama
"Lexi seneng sih kita bakal foto bareng,tapi lexi gak mau ya ma kalau musti makek gaun yang ribet gak jelas gitu" rengek lexi
"Kita lihat nanti sayang,tergantung sama lexa. Dia yang menyiapkan konsep fotonya" ujar mama
"Yaahh mama ,gak asik ahh" lalu lexi meninggalkan meja makan
Tiba-tiba lexa tertawa mendengar obrolan sang mama dengan adik nya.
"Kamu kenapa ketawa sayang ?" Tanya mama
"Lucu aja ma denger rengekan lexi. Ehh udah dulu ya ma,nanti lexa kabari lagi"
"Ya udah sayang,kamu jangan pulang telat ya" tutur sang mama
"Oke ma,bye bye mama" lalu lexa menutup telpon nya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Di mulmed itu foto Alexa ya guys
Happy reading ☺
KAMU SEDANG MEMBACA
All About MY TWINS 🐝
RomanceAlexa Alexi dua sodara yang memiliki karakter yang bertolak belakang. Namun mereka tetap malaikat kecil di Kerajaan Perusahaan Gladwin. Banyak yang kagum akan sosok kecantikan mereka,kadangkala banyak juga yang iri dengan mereka. Tapi untuk urusan a...
