G

43 5 0
                                    

Hari berikutnya afla disekolah sangat sepi sekolah karena memang afla terlalu pagi berangkat.
aku pun langsung masuk ke kelas hanya aku sendiri disini .
Beberapa menit kemudian vely datang
" ehh lu La, udah dateng aja lu pagi-pagi gini" kata vely
" iya nih vel, takut telat"jawabku
" yaudah gue mau ke kantin lu ikut kagak??" Lanjut vely
"Emm tidak usah aku udah sara pan " jawabku
" ok lah, " jawab vely sambil berlari ke luar

Setelah beberapa saat bel masuk pun berbunyi semua murid bergegas ke kelasnya masing2.

"Assalamualaikum, anak2 " suara bu Sarah yang baru masuk kelas
"Waalaikumsalam wr.wb." jawab murid serentak
" baik, Hadi ayo dipimpin do'a terlebih dahulu " lanjut bu Sarah yang matanya mengarah kepada Hadi
" baik bu, mari teman2 sebelum belajar kita berdo'a , berdo'a mulai" jawab hadi
" selesai " lanjut Hadi

Hadi..?? Kenapa nama itu gak asing buat aku apa dia adalah hadi yang ku kenal." Batin afla

"Hari ini ada satu materi lagi belum dibahas lalu minggu depan ulangan " .... bu Sarah berbicara kepada murid2nya
...

Setelah pelajaran hari ini selesai para murid pun langsung bergegas pulang tak sengaja afla menabrak Hadi
"Aduh, maaf tidak Seng..a..ja..?" Rintih afla sambil melihat seseorang yang ditabraknya

Afla hanya diam dan terpaku melihat seseorang yang ia tabrak batinnya pun bergumam.
"

Ternyata dia yang aku tabrak, yah Ahmad Rasyiqul Hadi, disini aku bertemu dia lagi setelah lama entah dia menghilang dan membuat ku menjadi seseorang yang mencintai Allah swt , Ya Allah kenapa jantungku berdegub seperti ini " .


Tanpa sepatah katapun Hadi langsung pergi meninggalkan afla.

Hadi POV

Sorry la, gue gak bisa bantu lu pas lu jatoh, karena gue harus cuek sama lu sebenarnya gue kasian sama lu tapi mau gimana lagi , dari dulu karena lu adalah temen kecil gue dalam keadaan apapun kita selalu bareng , tapi gue bisa apa gue punya riwayat penyakit kanker otak jadi sorry gue langsung pergi dan gak bantuin lu. Alesan gue jauhin lu karena itu riwayat penyakit gue sorry sekali lagi gue gak bisa bales Cinta lu karena umur gue gak akan lama lagi.


" Betapa sesak yang aku rasakan, kenapa dia tidak membantu ku , kenapa dia pergi begitu saja " batin afla

tak sengaja cairan bening mulai keluar dari matanya dan membasahi pipinya

Afla segera pulang dan tak mau mengingat kejadian itu lagi.

" Assalamualaikum wr.wb, ummi faiqah pulang , ummi dimana?? " suara faiqah dari depan pintu
"Waalaikumsalam wr.wb, iqah sayang sudah pulang, bagaimana sekolahmu hari ini?" Tanya ummi yang ingin tahu
" ya alhamdulillah mmi baik, yasudah faiqah mau ke kamar dulu ya mmi " jawabku
" iya sayang jangan lupa shalat " lanjut ummi

Afla hanya mengangguk sambil menengok ke arah ummi nya dan entah mengapa jantungnya masih sangat sesak sekali atas kejadian yang dia alami, ketika di kamar afla merebahkan badannya lalu mandi dan shalat.
Kemudian afla merenung mengingat kejadian pulang sekolah
" kenapa seolah dia tak mengenali ku, bukan kah dia Rasyiqul teman kecilku apakah dia melupakan semuanya, Ya Allah hilangakan lah rasa sesak ini " batin afla
meneteslah kembali air matanya hingga afla tertidur.

Love Without Feedback Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang