Soal Hati

112 8 4
                                    

Mata boleh saja bertemu,
Bibir biarlah tersenyum,
Tapi soal hati siapa yang tahu?
Manakala ada kabut di matanya,
Ada belati di balik bibirnya.

Telinga sanggup mendengar lagumu,
Tangan menyesap hangatmu.
Tapi soal hati siapa yang tahu?
Manakala telinga menahan perih realita,
Ada jarum dalam jemarinya.

Soal hati yang tak terungkap masa,
Tersimpan dalam memori yang minim, harapan.
Setidaknya di tiap inchi memori itu,
Ada satu nama dan kenangan pelik, buram, bagai malam.

Ms.A

NB : bye sir. I'll always love you. And I'll always miss you. Miss you more...

In August

All Of My MindTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang