45 5 2
                                    

Ini hanya sebuah ungkapan hati.
.


.
.
.
.
.
Untuk yang aku panggil manis.

Aku mencoba untuk menjaga hatiku yang bila kamu sentuh pun bisa retak dan hilang.

Aku mencoba menjaga apa yang pernah kita impikan, bahwa disaat dimana nanti kita bisa bertemu tanpa mengandalkan dunia maya sebagai jembatan kita untuk bercerita, aku percaya disaat itulah aku benar-benar memastikan hatiku berlabuh padamu.

Waktu dan jarak yang memakan waktu lebih dari 20 jam perjalanan udara, tak buat ku urung hati untuk mengejar cerita nyata kita tanpa di pengaruhi tempat yang lebih dari setengah lingkaran bumi.

Walau aku sadar di setiap kali kita berbicara, ada rasa takut dan canggung dalam relung hatiku.
Kamu yang mampu mengerti kesalahanku dalam membalas kata denganmu, tak pernah menyurutkan rasa kagummu padaku. Dan disini lah aku takut. Kehilanganmu.

Mungkin aku terlalu berani untuk menyimpan rasa ini, walau kau sendiri mengatakan padaku untuk menyimpan rasa ini bersama sampai waktu mempertemukan kita. Dan pada akhirnya jarak, waktu, dan bahasa bukanlah penghalang untuk saling memahami dan menyayangi.

Untuk kamu dan hati kecilmu. Terima kasih atas senyuman diatas cinta yang sangat mengalir diantara kita. Kau yang di setiap waktu memastikan hatimu adalah milikku, buatku semakin berani dalam ketakutan yang aneh untuk tetap menyayangimu.

Untuk kamu yang sukses mengunci telak hatiku,

Te Amo.
Rachel.

17.01.17 7:56pm

All Of My MindTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang