# 5

1.2K 17 3
                                    

Pagi ini, aku berencana untuk pulang kerumah. Aku sudah menginap 2 hari dirumah greg, untung saja kakak greg tidak ada dirumah, katanya greg kakaknya miles sangat disiplin dan sangat menjaga jarak dengan perempuan. Maka dari itu, aku sangat beruntung tidak bertemu dengannya.

Saat ini aku sedang mandi, sudah 1 jam aku berendam disini.

"Maniis? Kau didalam? Tolong cepat sedikit, aku harus pergi ke kantor" teriak greg

"Iya, aku disini. Baiklah aku akan keluar".

"Astaga! Aku tidak membawa pakaian apapun di sini, lalu? Aku harus pakai baju apa? Kemarin aku pakai baju yg sudah dibeli greg, sekarang?" Ujarku dalam hati

"Greg? bisakah aku meminjam kaos mu? Aku tidak ada baju" teriakku dari dalam

"Tenang saja, aku sudah membelikan mu baju dan yang lainnya.kau tidak perlu khawatir, aku perduli padamu. Yasudah, ayo keluar cepat" balasnya lagi sambil berteriak

"Oh, terimakasih"
Dia telah membelikanku baju? dia sangat perhatian padaku. Apa dia mencintaiku? Apa ia menyayangiku? hey alice! Kenapa kau berfikiran seperti ini? Apa hidupku telah berpengaruh terhadap dirinya? Ya, sepertinya diriku telah terobsesi terhadapnya.

Aku keluar kamar mandi dengan balutan handuk.

"Hey, apa kau tidak malu? Kau hanya memakai handuk sepaha dan aku masih di dalam kamar ini" ucapnya marah

"Kenapa? Ada yang salah?"

"Seharusnya kau menjaga tubuhmu dari pria lain alice! Kau tidak bisa memamerkan tubuh mu ke aemua orang, itu hanya untuk suami mu kelak!" Ujarnya marah

Kenapa dengannya? Ia marah padaku? Kenapa ia tidak memanggilku manis? Apa ia benar benar marah padaku?

"Maaf kan aku, aku tidak akan mengulanginya lagi" ucapku sedih. Dia tidak menjawabku, ia langsung pergi kedalam kamar mandi.

Aku menangis, kenapa ini? Aku harus pergi sekarang aku takut ia marah lagi padaku. Aku tidak bisa melihatnya marah marah.

Dengan cepat aku memakai baju yang telah ia berikan. Ia membelikanku kemeja putih dan celana jeans putih. setelah itu, aku memcari kunci mobil ku

"ketemu! Aku harus pergi" ucapku saat melihat kunci mobilku berada di rak rak buku.

Dengan cepat aku menuruni tangga agar tidak sampai ketahuan oleh siapapun termasuk para pembantunya greg.

"Siapa kau?"

Deg! Suara siapa itu? Aku tidak pernah mendengar suara lelaki seperti ini dirumah ini. Apa jangan jangan kakaknya greg? kalau benar apa yg harus aku lakukan.

"hey! Aku bertanya padamu nona" jawabnya lagi

"Eehh.. hmm..hmm a..aku.. alice" jawabku gugup

"Kenapa kau gugup? siapa yang ingin kau temui di sini?"

"Tidak, aku ..aku..ti..tidak gugup. Aku adalah temannya greg, aku ingin pulang dulu, permisi" ucapku sambil berjalan melewatinya, namun ia menahan tanganku

"Ini baru jam 08.45 kau ingin pulang sehabis menemui greg? Jam berapa kau pergi kesini?" Ucapnya sambil melotot kearahku

"Kakak? Kapan kakak pulang?" tiba tiba greg datang kepada kami

"Greg? Hey apa kabar, aku baru saja sampai" ucapnya lalu mereka berpelukan sebentar

"Syukurlah kakak cepat pulang, kenapa kakak bersama alice?" Tanya greg

"siapa dia? Kenapa pagi pagi dia ada dirumah kita?" tanya kakaknya greg, yang aku tau bernama miles

" dia pacarku,aku memintanya datang pagi pagi untuk membantuku menyelesaikan masalah kantorku, karna ia kuliah mengambil prodi management" ucap greg santai

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 31, 2016 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

fuck you! I Hate You But I Love YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang