III

62 6 0
                                    

Berlari mengejarmu sungguh melelahkan
Kududuk menunggumu sangat membosankan
Perlahan namun pasti kumeniti tangga pagi hari
Tak hentiku merajut hati ini
Sepi.....
Sunyi.....
Telah tergurai menjadi karangan manis
Penuh dengan kepalsuan
Lelah hati menanti jawabmu
Cih!, bodohnya daku
Untuk apa membuang asa
Demi sebuah tanda tanya

"Selimut Kata"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang