Adanya Konflik dalam novel, secara psikologis dapat mempengaruhi tingkah laku dan watak tokoh.
konflik dpt kita bedakan menjadi 2 yaitu:
1. Konflik Fisik yaitu konflik yang disebabkan oleh adanya benturan antara tokoh dengan lingkungan sekitar cerita.
2. Konflik Sosial, merupakan konflik yang terjadi karena adanya interaksi antar manusia. Berbagai masalah manusiadalam hubungannya dengan manusia itu sendiri.
A. Konflik Internal disebut juga dengan konflik kejiwaan. Konflik ini merupakan konflik yang terjadi karena pertentangan hati atau jiwa seseorang tokoh dengan tokoh lain. Konflik batin ini juga bisa terjadi dalam diri seorang tokoh itu sendiri.
B. Konflik eksternal yang terjadi antara tokoh yg satu dengan lain dengan orang diluar tokoh utama.
Dalam sebuah novel / cerita fiksi konflik menjadi SANGAT PENTING. Karena dengan penciptaan konflik dalam sebuah novel yg dirancang oleh si pengarangnya maka akan terjadinya suatu konflik. Baik konflik antara tokoh, ataupun konflik dalam persoalan maupun konflik dalam diri seorang tokoh. Konflik inilah nanti yang akan mendorong dialog dan menggerakkan action.
Jadi, secara umum sebuah novel itu akan menarik dan menggugah hati dan minat pembaca dengan adanya permainan konflik yang didesain sedemikian rupa oleh si penulisnya.
Keutamaan adanya konflik adalah untuk mengaduk-aduk perasaan pembacanya.
Ada dimanakah letak konflik itu diletakkan?
- Ada penulis yang kerap meletakkan konflik di awal cerita oleh si penulisnya. Namun ada pula yang meletakkan konflik pada bagian-bagian tertentu.
- Ada pula penulis yang menempatkan ditengah cerita atau di belakang.
Yang menarik kelihaian penulis meletakkan konflik dlm isi ceritanya. Misalnya contoh pada novel Ayat-Ayat Cinta.. dengan seksama kita akan menemukan konflik yang diletakkan si penulisnya di akhir cerita.
konflik itu ada ragamnya: ada konflik sosial, konflik antar tokoh dlm isi cerita, konflik agama, konflik psikologis dan lainnya.
Namun, pada umumnya penulis cukup puas bila novelnya telah berhasil mengaduk2 isi hati pembaca.. dan ia akan merasa tugasnya sudah selesai.
Sebuah novel genre indonesia tidak memiliki alur baku, sehingga pembaca membacanya dari awal hingga akhir - si penulis akan membumbui isi ceritanya dengan meletakkan konflik sesuai dengan keinginan hatinya, - ia bisa saja menempatkan konflik di alur pembuka-konflik-penyelesaian.
Tetapi penempatan suatu konflik dlm sebuah novel itu tidak menjadi acuan utama dalam novel
Yang penting diingat oleh penulis pemula, diawal mrk membuat novel adalah penting mendesai alur isi cerita.
Sebab alur itu mendapat kedudukan penting bagaimana sebuah materi cerita disusun seolah-olah alur tersebut satu-satunya strategi agar sebuah novel itu dpt dinikmati. Dalam novel, alur semacam itu nyaris tidak dipertanyakan lagi, baik di kalangan penulis sastra maupun pembacanya. Sejauh dapat mengetengahkan konflik secara menarik kemudian pembaca bisa mengapresiasinya, si novel menanggap bhw ia telah menjalankan tugasnya.
Materi dari Joker ==> Qieqizie
➡ 16"11"16 ⬅
👉 Nurashinichi 👈
◀ WWClub ▶

KAMU SEDANG MEMBACA
Our Activities WWC[Pineapple]
De TodoLapak ini berisi tentang kegiatan member WWC[Pineapple] selama seleksi kedua. 1. Postingan ~ TGS (Tau Gak Sih) ~ KUP (Khusus Untuk Penulis) 2. Survey 3. Wawancara