Nama force tercetus dengan sengaja oleh desainer poster dari kelas x ipa 1 ini. Ira. Ya dia emang kreatif orangnya.
Oe juga nggak tau kenapa hanya force yang mudah di terima oleh anak anak yang lain padahal ada yang nyaranin pakek bahasa indonesia gitu biar ACI (aku cinta indonesia) dengan nama 'sepatu' singkatan dari sepuluh ipa satu.
Tapi nggak lucukan. 'Sepatu itukan di kaki terus artinya di injak injak dong' banyak anak anak yang mikir gitu. Aduh oe aja nggak kepikiran sampai situ. Hebat juga nih anak ipa 1.
Nama ini baru di publikasikan ketika final pemilihan calon ketua osis tahun 2016/2017. Dan kali ini X IPA 1 masuk dalam nominasi. Dengan calon nya yang bernama Arief Fadilah.
Tradisi di sekolah ini adalah ketika final pemilihan osis, setiap kelas yang ada anggota kelasnya yang terpilih maka kelas itu akan di suruh turun ke lapangan untuk
Di jemur jadi ikan asin terus makan bersama deh. Haha.Nggak kok cuma menghayal. Kalau itu pun benar benar terjadi, siapa juga yang mau makan manusia asin sama daki daki nya . Hoaxx.
Jadi kan setiap kelas yang terpilih salah satu anggotanya menjadi calon ketua osis, satu kelas harus maju ke lapangan utama untuk menyanyikan yel yel demi menyemangati anggota yang terpilih itu.
Pertama tama mereka mereka ini nggak paham apa maksud nya. Mereka pikir bikin yelyel untuk kelas gitu. Jadi mereka santai santai aja. Bikin yeyel kelas mah tai kuku. Pikir mereka. Dan lagian buat apa nyemangatin Arief pakai yel yel. Kasi nasi bungkus aja udah semangat dianya.
Hari H pun datang. Dan apes nya Arief adalah orang pertama yang maju untuk menyampaikan visi misinya.
Seisi kelas pun kocar kacir. Nungging sana nungging sini mencari inspirasi nada serta lirik yelyel yg akan mereka nyanyikan.
Tak lama kemudian.. "woy sini! Gue dapet ide" kata ivan sambil mengangkat telunjuknya dan muncul lampu di atas kepalanya. Kaya iklan iklan itu tuh..
sentak semua mata tertuju pada nya. "Nggak nyangka gue. Gendut gendut punya ide juga yak" kata ncek sambil menghampirinya.
" apa apa woy. Cepetan!!" Kata amoy Rita.
Ipan menarik nafasnya dan menyayikan yel yel nya dengan nada lagu pokemon. Yang lagi ngehitzz pada saat itu.
Arip maseh kelas 10
Iye ke?
Die dari 10 ipa satu
Benar lah?
Die jadi calon ketue osis
Wes keren!
O arip o arip dimana kamu?
Kami di sini ingin mendukung mu
O arip o arip bersemangat lah!
Kira kira begitu lah bunyinya
Jangan heran kalau ada huruf a diganti huruf e karena memang sebenarnya mereka berbicara pakai bahasa melayu. Oe aja nih yang sok gaul nerjemahin kata kata mereka. Itupun biar kalian ngerti.Ivan pun menjelaskan bagian bagian mana yang akan di sebutkan oleh nya dan bagian yang lainnya.
Sebenarnya mereka malu pakai yel yel itu. Karena pasti di sorakin. Tapi apa lah daya yang muncul hanya lah itu. Otak mereka telah si penuhi oleh rumus rumus fisika, mtk, dan cara cepat melupakan mantan.
"Ini lah dia calon ketua osis kita! Arief Fadilah! "
Arief pun maju dengan perut buncit nya gemetar. Ada dua kemungkinan. Entah dia lapar atau gugup, tapi yang pasti yelyel teman temannya tak akan menyemangatinya kecuali nasi bungkus!.
"Kelas X Ipa 1 di harapkan turun kelapangan untuk menyemangati temannya" kata kakak panitia.
Mereka pun turun dengan wajah pasrah, tak ikhlas tentunya. Udah di bilang kasih nasi bungkus aja!.
Ada beberapa yang kabur. Termasuk Menik, Jwa, Tasya, dan entah siapa lagi. Pokoknya ada 7 orang. Oe lupa
Mereka lebih memilih kabur dari pada di sorakin kakak kelas. Bagus! Mantep kalian!.
Sementara di lapangan, mereka yang turun masih diam. Masih mengumpulkan puing puing keberanian. Eak.
"Ayo cepat waktu kita terbatas!" Omel kakak senior.
Dan di sambut oleh sorakan semua kelas. Dan sorakan paling besar terdengar dari kelas XII IPS dengan plang yang bertuliskan 'KELAS XII IPS GOLPUT!!"
namun mereka tetap mengunci mulut mereka. Ivan yang tadinya semangat mendapat ide langsung diam seribu bahasa di tengah lapangan.
Sampai sampai kak ira mengomelinya. "Tadi di kelas gaya nya minta ampun pas dapet ide. Pas kelapangan, heh! Pencintraan!" Katanya sambil menunjuk nunjuk ivan.
"Baiklah kalian suci aku penuh lemak!" Katanya.
"Udah udah biar muti aja yang mimpin. Mana kertasnya tadi." Kata muti memgantisipasi.
Suara sorakan setiap kelas masih menghantui mereka.
Ivan pun memberinya kertas berisi teks yel yel.
Mutipun merampas mik dari tangan ivan. Dan mulai menyanyikan yel yel.
"1...2...3.. ARIP MASEH KELAS 10!" Katanya dengan nada yang agak sumbang. Karena dia masih polos. Waktu itu dia nggak tau lagu pokemon.
"IYE KE?" saut yang lain dengan lemah.
"DIE DARI 10 IPA SATU!" katanya, masih dengan nada yang agak sumbang.
"BENARLAH" saut yang lain mulai semangat.
"DIE JADI CALON KETUE OSIS!"
"WES KEREN"
"1..2...3..." muti memberi kode untuk menyanyikan bait terakhir bersama sama.
" O arip o arip dimana kamu?
Kami di sini ingin mendukung mu
O arip o arip bersemangat lah!" Nyanyi mereka bersama. Dan di akhiri dengan sorakan kelas lainnya.
Dan mereka hendak bubar. Tapi kakak kelas melarangnya. Karena mereka harus menyanyikan yel yel mereka sekali lagi.
"Ah mimpi apa gue semalem" kata muti.
Mau tak mau mereka berjemur di lapangan sambil menunggu arif menyelesaikan pidatonya.
Dan akhirnya pidato arif yang panjang di kali lebar di kali tinggi pun selesai.
Dan mereka menyanyikan yel yel dengan setengah hati.
Dan akhirnya penampilan mereka di akhiri dengan sorakan kelas yang lain.
"Padahal semalem gue mimpi basah. Kok jadi kayak gini" kata hapis
"AHAHAHAH" tawa teman yang lainnya.
"WOI PENGUMUMAN HAFIZ BARU AJA AQIL BALIQ" teriak Abi.
"Woi lu tau tokay nggak!?" Kata hapis sambil mengejar abhi yang sedang lari.
Yang lain yah you knowlah. Yang lain nyamperin umat umat yang melarikan diri saat perang.
-------------------------------------------------------
Okay maaf kalau yang ini nggak terlalu lucu. Maafffffff yah. Jangan berhenti baca. Oe akan berusaha lebih lucu lagi.
Vote nya jangan lupa.

KAMU SEDANG MEMBACA
WTF. What The Force
HumorMenceritakan kisah sebuah kelas yang di isi oleh anak anak pintar.. Saking pintarnya yaa gitu deh. 75% based on true story, 5% dari langit, 20% nggak sengaja kepikiran