Ini cerita tentang anak SMA nikah muda,yang mana si cewe dan cowo beda status sosial 180°, mereka nikah juga bukan atas kemauan mereka berdua tapi di jebak,sampai akhirnya mereka di haruskan untuk menikah,dan hidup bersama dengan status suami istri...
* bayangin orang narik pintu sekuat kuatnya, tapi gk kebuka (gunakan imajinasimu teman)
Akupun langsung menghampirinya yang sedang berusaha membuka pintu tersebut
"pintunya kenapa kak?" Tanyaku
"Pintunya gak bisa ke buka" jawabnya dengan wajah panik begitu pun dengan ku
Masalahnya itu, ini udah malam udah hampir jam 9 dan aku belum pulang ke rumah
aku takut bunda nyariin
"Terus gimana dong kak?" Tanyaku dengan nada panik mungkin sebentar lagi aku bakal nangis
"Mau gimana lagi? kita ke jebak" balasnya pasrah
lalu aku mengambil handphone ku di dalam tas berniat untuk memberi tahukan bunda kalau aku kejebak di aula sekalian aku akan mencoba menelpon fina lagi
Tapi niat hanya tinggal niat, batrai hp ku sudah habis
ARGGGHHHH
"gimana ni?" Gerutuku, lalu aku kembali duduk di kursi tempat ku sebelumnya yang di susul kak vano
"Kak? Panggil ku memecah keheningan
"Hmmm?" Balasnya
"Gua boleh minjem charger hp gk?" Kataku " batrai gua abis, gua mau ngasih tau bunda kalau gua kekunci di aula" jelasku
Aku mendengar hembusan nafas kasar dari kak vano lalu dia menunjukan hp nya di depan wajahku
"batrai gua juga habis dari tadi dan gua ga bawa charger makanya gak gua cas" ucapnya
Aku merasa udah ga ada harapan lagi selain tidur di sini sampai pagi
💡
"Oh iya" teriak ku girang karna aku pikir aku mendapat jalan keluar dan berhasil ngebuat kak vano kaget
"laptop kak vano kan ada contact siapa kek kak kak vino gitu" usulku dengan semangat 45
tapi semangat itu cuman tahan gak sampai semenit pasalnya kak vano gak punya kuota internet dia ngerjain tugas Osis tadi juga pakai Wifi sekolah dan Wifi sekolah udah mati sejak kak vano berhenti ngerjain tugasnya
jadi kami harus nerima kenyataan kalau kami harus tidur di aula untuk malam ini
Aku harap gak terjadi apapun dalam semalam ini karna jujur perasaan ku gak enak banget
Tlak
*anggap bunyi saklar jatoh ya
"Akkk" pekik ku karna seketika ruangan ini gelap gulita,
"Kak vano" lirihku mencari keberadaan laki laki yang terjebak di aula ini bersamaku
"Gua di sini, lu di mana sih?" tanyanya
"Kaka di mana?" Tanyaku lagi
"julurin tangan kaka, biar aku yang nyari"
"Ya udah" balasnya
"Dapet" ucapnya lagi setelah tangan kami bersentuhan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.