Chapter 3

67.7K 2.9K 32
                                        

Diberitahukan kepada seluruh anggota Osis, agar segera menuju aula,karna rapat akan segera di laksanakan

"Yuk ah lin udah di panggil tu" ucap fina, akhirnya kami pun menyelesaikan makan kami dan menuju aula untuk melaksanakan rapat Osis

"Fina jangan cepet cepet jalan nya ngapa?" Kataku pada fina, karna dia menarik ku dari tadi, dia pikir aku kebo apa? di tarik tarik

"Hehehe maapin" jawabnya sambil cengengesan

"lagian lu lama, cepet dong jalannya, kan gua mau duduk di barisan depan, biar lebih leluasa gitu ngeliat Handsome twin" katanya lalu kembali menariku

Kami pun sampai di depan pintu aula, lalu kami melangkahkan kaki memasuki aula tersebut

di dalam sudah lumayan banyak murid dari kelas dan tingkatan berbeda

kami duduk di barisan paling depan,awalnya aku menolak karna aku tau posisi ku nanti akan sangat dekat dengan Ketua Osis

dan Ketua Osis itu adalah Kevano Ardiansyah, yap kak Vano, cogan yang tadi pagi bajunya ku buat kotor,karna kecerobohan ku.

Tes..tes..
Terdengar suara seseorang mencoba microfon

"di mulai saja van" ucap salah seorang siswi yang memberikan mic tersebut kepada Ketua Osis yang tak lain tak bukan kak Vano  dan di sampingnya sudah duduk kak vino

" Assalamu'alaikum wr.wb" salam pembuka kak Vano , sambil tersenyum ramah kepada seluruh anggota Osis dan kami menjawabnya tapi matanya berhenti padaku dengan tatapan, dingin mungkin atau kesel? Never mind

" kalian suadah tahu bukan kalau,sekolah kita akan mengadakan pensi untuk memperingati hari Guru?danbla bla bla...bla bla bla..." kami semua berunding
tentang apa saja yang di perlukan dan banyak lagi harus kami siapkan untuk pensi tersebut

akhirnya setelah selesai mengambil keputusan kami semua di perbolehkan pulang, aku pun berdiri dari duduku dan dan merengangkan otot otot ku sebentar begitu juga dengan fina, karna hampir 2 jam aku duduk tak bergerak

"Lin, gua mau ke toilet bentar ya,lu tunggu aja gua toilet samping aula kok" pamit alfina padaku

"Yang mau ngikut lu juga siapa??" Jawabku

"Dasar lu," fina langsung membalikan badanya dan langsung berjalan keluar aula karna letak toilet ada di samping aula

"Gua tunggu sini ya" teriak ku pada fina dan aku kembali duduk setelah ngulet beberapa menit

setelah fina pergi meninggalkan ku, masih ada beberapa murid disini termasuk The Twins (kak vano dan kak vino), dan 2 murid lain salah satunya kak melisa dan yang satu lagi aku kurang mengenalnya

"Hay, kok belum pulang?" Suara berat nan merdu bin indah megunterupsi lamunanku

"Ehh kak vino?"kataku dengan nada ragu dan terkesan bertanya aku takut salah orang

karna jujur saja kak vano dan kak vino itu kembar identik, jadi ya aku dan mungkin yang lainya agak kesulitan buat nge bedain mereka

tapi kalau di pikir yang nyapa aku ini sih kak vino, soalnya gak mungkin kak vano kan? Secara tadi pagi aku buat masalah sama dia

mana mungkin sorenya dia baik dan nyapa aku duluan?

"Woi, di tanya mala bengong?" Ucapnya lagi dan mengembalikan kesadaran ku

"Ehh iya kak?ada apa ya?" Aku malah balik bertanya

Dia hanya tertawa kecil dan mengambil langkah untuk duduk di sebelah ku

YOUNG MARRIED COUPLES (COMPLETE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang