Hanya Curhat!! -3

41 5 2
                                        

Apakah kau tau apa yang ku rasakan? Kau pasti tidak mengerti rasanya menjadi diriku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Apakah kau tau apa yang ku rasakan? Kau pasti tidak mengerti rasanya menjadi diriku. Berjuang, berkorban, dan menunggu hal yang tak pasti. Kau tau rasanya dianggap seperti tidak pernah ada? Sesak. Kau tau rasanya tidak bisa menangis padahal kau sangat ingin menangis? Apa kau tau, aku merasakan itu. Sekarang yang aku inginkan hanyalah MENANGIS. Tapi itupun tak dapat ku lakukan! Kenapa bisa begini? Kemarin, disaat aku harus berusaha keras menahan air mataku mengalir, aku bisa menangis dengan kuatnya. Aku bisa meluapkan semua yang ku rasakan, semua yang tak dapat ku unggkapkan, semua yang menjadi bebanku dengan menangis. Tapi sekarang, disaat aku sangat menginginkannya, disaat aku sangat membutuhkannya. Air mataku tak mau keluar. Rasanya air mataku sudah mengering. Dan itu adalah sebuah mimpi buruk bagiku. Dan juga membuatku penasaran, kenapa ini bisa terjadi pada seseorang cengeng sepertiku. Aku mencoba bertanya pada teman2 ku, dan mereka mengatakan kalau itu biasa, karena aku sebelumnya pernah sangat tersakiti. Tapi menurutku, pasti ada hal lain. Dan akhrinya aku mencoba mencarinya di internet. MATI RASA. Itulah yang tertulis. "... keadaan dimana seseorang tidak dapat merasakan sesuatu baik itu fisik maupun dalam hal emosi. Hal ini biasa terjadi pada orang yang mengalami depresi tinggkat menengah sampai tinggi. Bisa di sembuhkan dengan terapi ataupun obat2an." Depresi?? Hahaha... Mungkin memang aku depres. Gimana tidak. Aku pernah menyukai seseorang, dan karena sebuah masalah yang bisa dibilang lumayan sepele akhirnya dia membenciku. Aku sudah mencoba meminta maaf dan hasilnya NIHIL! Apa kau tau? Semua itu sangat membuatku sedih. Aku ingin menangis. Hanya MENANGIS. Dan itupun tidak dapat kulakukan. Kenapa kau bahkan tidak mau mendengarkanku? Kenapa? Apakah kesalahanku terlalu fatal? Apakah itu membuatmu sakit hati? Kalau memang iya. AKU MINTA MAAF. Maaf... Maaf tentang semua kesalahanku.... Maaf... Kau tau aku sangat menyesal. Sudah berbagai cara aku lakukan untuk meminta maaf sama mu. Dari secara langsung sampai melalui dunia maya. Tapi, kau malah memarahiku. Dan kau bahkan mencapku sebagai cewek menjijikkan yang gak punya otak. Sakit tau ga di sebut kayak gitu. Tapi, baiklah kalau kau berfikir aku adalah cewek seperti itu aku akan benar benar menjadi cewek seperti yang kau mau. CEWEK MENJIJIKKAN YANG GAK PUNYA OTAK. Itu yang kau mau kan?? Apa kau tau rasanya gak bisa menangis padahal kau sangat ingin menangis? Apa kau tau rasanya menjauh dari hal yang tidak bisa kau jauhi? Apa kau tau gimana jadi orang yang TERPAKSA gak mempedulikan hal yang bahkan setiap saat selalu dia pikirkan? Apa kau tau gimana rasanya jadi orang yang padahal dia sudah berusaha sangat keras, bahkan sampai mengorbankan perasaannya sendiri tapi pengorbanannya itu tak ada artinya? Apa kau tau rasanya ketika melihat orang yang kau sayang lebih peduli dengan orang lain padahal kau ada tepat di depannya? Apa kau tau rasanya jadi orang yang berbeda walaupun kau tak bisa? Apakah kau tau gimana jadi orang yang harus menahan kemarahan dan rasa sedihnya di depan orang yang disayang, walaupun orang tersebuh menganggap kau tak ada? Apa kau tau, gimana rasanya jadi orang yang hanya bisa berpura-pura bahagia padahal dirinya sendiri hancur? Apa kau tau rasanya jadi diriku, rasanya jadi orang yang harus menyaksikan orang yang kau sayang lebih memilih sahabatmu daripada kau yang ada didekatnya? Apa kau tau rasanya semua ini? Tidakkan?!!!!

.

.

.

Teruntuk kamu.

Dear'ITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang