VII. Identity 2

745 95 25
                                    

"Sayang jangan main terlalu jauh ne?"

"Ne tapi appa.. Oppa mana?"

"Entahlah jangan pikirkan anak itu"

"Tapi appa.. Dia kan oppaku"

"Mungkin dia sedang melakukan sesuatu yang tidak berguna"

"Tidak belguna?"

"Sudahlah, appa ke toilet dulu ne? Jangan kemana mana"

"Ne"

Saat anak itu duduk diam disebuah kursi di Taman, dia melihat penjual permen arumanis yang kelihatan sangat enak

'Ahh.. Sepeltinya pelmen itu enak, aku mau beli ahh' batin yeoja itu

Saat dia melihat kearah sekitarnya dia ragu untuk pergi ke tempat penjual permen

'Apa aku bisa menyeblangnya? kalau nanti dimalahi appa bagaimana?'

"Ahh tidak apa apa aku ingin kesana saja, appa tidak akan marah.. Appa kan sayang padaku"

Saat dia akan menyebrang, ada sebuah tangan yang menahan tangan kanannya

"Ahh kamu mau kemana, sudah jangan menyebrang"

"Tapi.. Aku mau pelmen oppa~"

"Biar kubelikan, diam disini ne?" yeoja manis itu hanya mengangguk patuh dengan senyum yang tidak hentinya mengembang

"Ne"

Saat namja kecil itu menyebrang, dan dia berhasil, lalu dia membeli permen kapas yang adiknya tadi mau

Namun, saat dia berbalik hendak kembali

'Apa yang dia lakukan?!' batin sang kakak yang baru membeli permen

Dia hanya memaklumi keingin tahuan anak perempuan yang lebih muda 2 tahun darinya itu

Saat dia akan menyebrang, dia melihat sebuah truk dengan kecepatan tinggi

"Astaga" dia pun berlari kearah sang adik yang sedang jongkok

"MENJAUH!!"

Saat sang adik itu melihat kakaknya yang tadi ingin membelikan permen itu berlari dan berteriak agar dirinya lari dari situ dia hanya tersenyum

Anak itupun berdiri dan tersenyum 'Mana pelmennya?' batin anak itu

"Mana Pelmennya" gumamnya

Lalu.. Sang kakak mendorong anak perempuan yang lebih muda 2 tahun darinya itu sampai jatuh tersungkur

Brakkk...

Sang kakak pun terpental lebih dari 2 meter dengan darah yang bercucuran dimana-mana. Anak it langsung tidak sadarkan diri, hal terakhir yang dia liat hanyalah senyuman sang adik..

Tidak lama kemudian orang-orang mengerumuni oleh banyak orang dan dirinya dibawa ke rumah sakit

#disisi lain

"Akhh" lirih anak yang perempuan itu saat dia terpental lumayan kearah taman, dan dia terjatuh di rumput

"Sshhh.. Sakit"

"Astaga.. Kamu kenapa sayang?" ternyata appa nya mencarinya dari tadi dan sekarang menemukannya sedang jatuh

"Ahhh shhh.. Appa sakit"

dr.frostdo┃hunsoo ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang