Persahabatan bukan lah hal yang sulit untuk di dapat.jika kita berusaha hal itu pun akan datang pada kita. begitu juga cinta tanpa di panggil dia pun pasti akan datang.antara persahabatan dan cinta.
***
❌Mulmed Syifa Claudia eveline❌
Tempat dan suasana yang sangat gaduh.beberapa dari mereka ada yang lebih memilih tidur dengan mimpi indahnya dan ada pula yang membawa radio untuk bergoyang bersama oleh para penghuni tempat tersebut.sampah berserakan ke mana-mana,tidak ada yang ingin mengikuti piket kelas.seorang pempimpin di tempat itu pun tidak mengatur kebersihannya malah memilih memain gemes online.dan itu adalah kelas 11 IPA 1.
Dua orang gadis berbeda penampilan.yang satu terlihat ayu,feminim sedangkan yang satu terlihat urak urakan tapi tetap terlihat cantik dan imut.mereka memasuki sebuah tempat yang di sebut kelas oleh para siswa,bagi guru itu adalah tempat kumpulan sayton yang terkutuk.
Saat kedua gadis itu memasuki kelas,seseorang bertanya kepada mereka."Kalian siapa?kalian pasti anak baru ya?".
Syifa gadis penampilan urak urakan itu tidak menghiraukan pertanyaan seseorang itu,ia malah sibuk melihat setiap sudut dari kelas nya yang di sebut kelas itu.
"Iya kami adalah anak baru"jawab shafa begitu lembut,senyum pun terukir di bibir nya.
"Oh kalau begitu welcome in the class"seorang itu teriak sambil meperlihatkan begitu indah kelas mereka.itu salah.
"Terimakasih,apakah kelas ini tidak pernah di bersihkan atau memang sengaja untuk tidak di bersihkan"tanya shafa begitu penasaran kenapa kelas begitu aneh itu di bilang sebuah kelas?.
"Tidak ada yang ingin membersihkannya,jika kau mau silahkan saja"seseorang itu bicara seolah tak acuh lalu pergi dan melakukan kegiatan nya di kelas aneh ini.
Syifa memandang horor kelas 11 IPA 1 itu."kelas begitu indah yaallah sampai kau memberikannya kepadaku,kotor?gak masalah,gelar kasur di kelas?enak ayep soy,dugeman dulu sebelum belajar?olahraga pagi men".
Shafa menatap syifa bingung"bilang apaan sih.orang kelas kayak kapal pecah kayak gini lo bilang indah,error"
"lo gak tau yang nama nya seni"jawab syifa begitu senang mendapatkan kelas yang sangat ia impikan.
Shafa hanya mengangkat bahu bingung dengan pemikiran kembarannya itu."Whatever"pada akhirnya satu kata terucap di bibir nya.
Tiga orang pria menghampiri syifa dan shafa.mereka ternyum simpul lalu mengulurkan tangan nya bertanda ingin berkenalan.
"Hai kenalin gue roy,di samping kanan gue jerry dan sebelah kiri gue shatan"pria itu mengulurkan tangan nya dengan senyum kebahagian.
"hai juga,kenalin gue shafa di samping gue ini syifa kembaran gue.muka nya sih emang beda tapi kita kembar kok"shafa menerima uluran tangan pria tersebut yang bernama roy.
"itu yang sebelah nya gak mau kenalan juga sama kita"roy melepas uluran tangan nya lalu langsung menyambar tangan syifa tanpa izin terlebih dahulu.dia ingin mati ternyata.
"apaan sih peggang-peggang.gue itu gak sudi kenalan sama cowo kayak lo.jijay"syifa melepas tangan roy kasar.
"wah wah galak banget sih.jadi gemes"ucap jerry
"Jagoan bro"ucap shatan di sebelah kiri roy
"Gue gak ada waktu buat ngeladenin orang kayak kalian semua"ucap syifa bergaya tak acuh
"oh oh oh jadi gak butuh kita nih,padahal ya kita mau kasih tau kalo bu sarah udah titipin amanat ke kita untuk kasih tau kalo kalian berdua itu duduk di bangku mana,tapi karna lo bilang gak butuh kita yaudah kita pergi aja"jelas roy membuat shafa takut dan langsung menjawab nya cepat agar roy dan teman teman nya tidak pergi.
"Tunggu"shafa menghentikan langkah tiga pria itu.
"Ya?"
"oke kita butuh kalian,sekarang tunjukin dimana kita bisa duduk"
"gitu dong"
Tiga pria itu menujukan bangku di baris pertama ponjokan yang keempat hampir terakhir.membuat syifa makin bahagia karena keputusan guru baru nya itu.
"ini bangku nya"roy menunjukan tempat duduk shafa dan syifa dengan tersenyum simpul.
"Yeayy"teriak syifa reflek melihat tempat duduk nya yang di pojokan di tambah lagi hampir paling belakang.
Penghuni kelas terdiam.mereka bingung akan teriakan syifa yang gak jelas,dan juga sukses bikin keheningan di kelas itu.
"Eeh sorry sorry gue gak sengaja ngomong nya kelepasan"syifa tersenyum cengegesan.sungguh malu dirinya itu.
Perkataan syifa membuat mereka melakukan aktivitas mereka kembali.dan suasana nya malah makin ramai.seorang pria yang hampir di tabrak syifa sedang memegang sebuah sapu yang agak leyot itu untuk mengunakannya sebagai mic hayalannya dengan nyanyian rock yang di bawa nya.
"Aaaaaaarockkkk so aaaaaaa teng drengg ceng cengg"suara teriakan reno begitu nyaring sampai kuping penghuni itu pun bisa tidak berfungsi lagi.
Tapi entah kenapa dari semua orang itu tidak ada yang mengomentari kegaduhan kelas ini.sebenarnya di kelas ini ada yang kutu buku benama vita dan rara tapi mereka berdua tidak berani menyatakan bahwa mereka tidak betah lagi tinggal di kelas kumpulan sayton ini.
Kegaduhan itu pun terus terdengar hingga lantai bawah bahkan ruang guru yang di bilang ruangan kedap suara pun bisa terdengar.apakah kalian bisa merasakan jika suara itu begitu nyaring?.
Keributan terus terdengar begitu hebat.tanpa di sadari bel masuk kelas pun berbunyi begitu nyaring sampai mereka frustasi di buat bel itu.beberapa dari mereka yang sedang mengerjakan sebuah pr lebih tepatnya menyalin jawaban siswa lain itu terganggu dengan bel masuk dan langsung buru buru menyelesaikannya agar ia tidak telah mengerjakannya.
Sampai akhirnya guru super killer pun datang dengan sikap galak dan gagah nya sampai kelas yang di sebut kelas perkumpulan sayton itu pun menjadi sunyi seperti hutan yang tidak ada penghuni nya.
Kelas yang berisik bisa hening dengan kedatang guru super killer .
***
Diterima keritik dan saran nya✌
Mohon memberikan vote setelah membaca☆
Dont silend readress😝
jangan lupa cek ig:Story_lovemee67
kalian bisa liat liat foto pemain Cinta di SMA👀
Happy reading💕
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Di SMA
Novela JuvenilBagaimana jika bad girl dan bad boy bersatu? Syifa dan Reno yang selalu bertengkar setiap harinya.tapi dalam pertengkarannya mulai ada rasa yang berbeda.sangat mengganjal rasanya. Apakah itu? CINTA DI SMA
