TWO

93 11 6
                                    

Author mode on

KRINGGG!!!
Bell istirahat pun berbunyi, ini saatnya Hyerin mengajak murid baru itu, Oh Sehun.

"Eh, lo bisa keliling sekolah ini sendirian kan? " Hyerin malas kalau harus mengantar dia keliling sekolah.
Murid baru itu tidak menjawab, melainkan dia hanya bersandar di bangkunya sambil memakai headphone dan memejamkan matanya.

"Woi! Jawab ogeb! Gue males nih kalo harus nganter lo keliling sekolah" teriaknya,
dia masih saja diam.
Karena kesal, Hyerin mengambil headphone milik Sehun.

"Ehhh, kembali in headphone gua" pinta Sehun.

"Jawab dulu pertanyaan gue"

"Pertanyaan apa sih?!" jawab Sehun kesal.

"Anjir, ni anak tuli atau apa sih? Nih pertanyaan gue tuh, lo bisakan keliling sekolah sendiri?Soalnya gue males klo harus anter lo" jelas Hyerin panjang lebar.

"Cuma itu doang? Udah kembaliin headphone gua" Jawab Sehun, sungguh dia sedang tidak ingin di ganggu saat ini.

"Jawab duluuuu!"

"Iya iya ah! Gua bisa sendiri"

" Nah......" Omongan Hyerin terpotong oleh Taehyung.

"Hyerin? Kamu istirahat sama anak itu?" tanya Taehyung, baru saja Hyerin ingin menjawab. Taehyung sudah bicara lagi.
"Kalau gitu, aku istirahat sama temen aja. Dah"

"Taehyung tunggu, aku gak istirahat sama albino ini" teriak Hyerin pada Taehyung.
Niatnya Hyerin ingin menyusul Taehyung, tapi Taehyung sudah menghilang. Jadi Hyerin kembali lagi ke kelas lagi ke kelas.

"Woi! Gegara lo nih! Gue jadi gak bisa istirahat sama pacar gue!!!!!!!" Hyerin sangat kesal pada Sehun.

"Terus apa hubungannya sama gua?" Sehun memutar bola matanya malas.

"Arrrggghhh" Hyerin menghampiri Sehun.

"Wae?" tanya sehun
BUKKK!
Heyrin memukul kepala Sehun pakai buku.

"Anjir, sakit woi! Ngajak ribut lu hah?" Bentak Sehun.

"Kalau iya kenapa huh?" jawab Hyerin.

"Ah udahlah, gak penting ribut sama cewek darah tinggi kayak lu" Sehun pergi meninggalkan kelas.
.
.
.
"Taehyung mana sih,dicara ke sana sini kok gaada" Hyerin menggerutu Sendiri.

Karena Hyerin ingat, kalau Taehyung suka main basket, jadi dia pergi ke lapangan basket.

Sesampainya disana, Hyerin melihat 'yeoja' yang bersama dengan Taehyung tadi pagi. Yeoja itu sedang mengelapi (?) keringat Taehyung. Mereka terlihat seperti sepasang kekasih. Oh tidak.... mereka sedang melakukan kontak mata.

"Kenapa....ada apa dengan mereka? Mereka punya hubungan lain selain pertemanan?" tanya Hyerin dalam hati.

Hyerin yang mencoba untuk berpikiran positif itu, dia mencoba menghampiri mereka.

"Ekhmmm" dehem Hyerin.
Taehyung dan yeoja itu mendengar suara Hyerin Taehyung dan yeoja itu langsung mengakhiri kontak mata mereka.

"Eh? Hyerin , ada perlu apa?" tanya Taehyung.

"Aku tadi nyari kamu, ternyata ada disini" jawab Hyerin.

"Aku habis latihan basket, oya kalian belum kenalan kan?" Taehyung lupa belum mengnalkan yeoja itu pada Hyerin.

"Kenalin, dia Irene" ucap Taehyung.

"Eoh? Ooo namanya Irene ya? Salam kenal" Hyerin mencoba bersikap ramah, walau sebenarnya Hyerin ingin sekali men cakar wanita itu karena sudah dekat- dekat dengan kekasihnya.

"Ya, salam kenal juga" jawab Irene ramah.

"Taehyung? Aku ganggu gak?" tanya Hyerin.

"Huh? Aniya, kamu gak ganggu. Ya kan Irene?" jawab Taehyung.

"Ne" jawab Irene.
"Jelas-jelas dia ganggu" gerutu Irene dalam hati.

"Uhmmm Taehyung-ah, aku ke kantin dulu ya. Hyerin, aku duluan ya"

"Ne" jawab Taehyung dan Hyerin bersamaan.

Di lapangan itu, Hyerin dan Taehyung. Suasana menjadi hening sejenak, Sampai Hyerin memulai pembicaraan.

"Uhmmmm tae?" panggil Hyerin.

"Ya?" jawab Taehyung.

"Hmmmm gak jadi hehe"

"Hmm" jawab Taehyung.

Hyerin pov

Jujur saja, sebenarnya aku ingin sekali bertanya pada Taehyung siapa Irene itu? Tapi aku takut Taehyung marah, jadi aku pendam saja pertanyaan ini.

KRINGGG!!!
Bell pulang berbunyi, hampir seharian ini selama di sekolah aku dan Taehyung tidak banyak bicara berdua, kami berbicara seperlunya saja.

Taehyung menghampiri ku, ada apa ya?
"Hyerin, hari ini aku gak bisa nganter kamu pulang" ucap Taehyung.

"Emangnya ada apa?" tanya ku

"Aku harus nganter Irene ke rumahnya" sial, Irene lagi.

"Dia kan bisa pulang sendiri" jawab ku mulai kesal.

"Tapi tadi pagi pesen pesan ke aku, kalau pulang sekolah harus aku anterin sampai rumah" Jawab Taehyung.
"Kamu bisa kan pulang sendiri?"

Aku hanya mengangguk kecil tanpa melihatnya. Lalu membereskan tas ku.

Taehyung dan Irene sudah pulang sedari-tadi, dan aku masih ada di taman sekolah. Merenung.....itu yang kulalukan.

"Sialan! Kenapa harus ada Irene sih di dunia ini?! Semua perhatian Taehyung jadi beralih sama tuh cewe nyebelin" umpat ku sambil berteriak.
"Huwaaaaaaaaaaa" aku benar - benar kesal.

"Woi berisik! Dasar budak gelo sia"
huh? Siapa itu yang berteriak?

"Njirrr siapa yg berani ngatain gue ha?!"
Aku membalikkan badan, lalu mendapati seseorang...

Hi guys! Gimana nih ceritanya? Seru gak? Langsung update dua chapter😂😂
Bahasa campur aduk.

Next or end? Comment yaw!
Jangan lupa vote nya ya! Tinggalkan jejak! 👍

Looking for True Love | | Sehun | | Taehyung |Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang