4

1.7K 194 0
                                    

22.45

' Ga bisa tidur😩'
Batinku. Padahal sekarang sudah malam untung besok hari minggu.

" Emm.. Jalan jalan dulu kali ya?"
Ucapku kemudian beranjak dari tempat tidurku.

" Udah gelap. Udah pada tidur kayanya"
Ucapku begitu keluar dari kamar.

Kutekan tombol nomer 6 saat di lift.

' Wowww! Benar benar luas disini'
' Ehh.. Kok itu masih nyala lampunya'
Batinku saat melihat sebuah ruangan dengan lampu yang lumayan redup.

Pelan-pelan kudekati pintu itu.
Kuputar knop pintu. Disana terdapat berbagai macam bola untuk olahraga ada juga sebuah bildboard.

'Sungguh berantakan dan berdebu'
Pikirku.

Tiba-tiba lampu padam.
' Oh god. Hueee key takut'

Saat aku ingin keluar secara tiba tiba pintu terkunci.

' Astaga! Key ga kuat. Key takut banget sekarang'

" Heyy.. Ada orang diluar?"
Kataku mencoba untuk tenang.

" Eomma.. Dad.. Oppa."
Dan aku mulai panik sekarang.

Pranggg!!

' Mommy!!'
Kucoba untuk berteriak namun nihil bahkan tubuhku sangat bergetar.

" EOMMA!! DAD!! HELP ME!"

" MOMMY HELP ME!"

teriaku semakin menjadi sampai kudengar suara tawa tapi tak ada seorangpun disini.

Tak kuat akan keadaan aku mulai menangis. Tubuhku bergetar kuat dan keringat terus keluar.

' Kejadian itu, mommy i'm sorry'
Batinku.

" Pffttttt.. Bwahahahahaha.."

" Lucu banget sih liat ga tadi komuknya.. BWahahahaha"

' Whatt! Ja..jadi tadi key dikerjain! Fuck you!'
Batinku.

Saat kudongakan kepalaku diasana terdapat 10 saudara tiriku.

Degg..
Rasanya sangat marah.. Takutt.. Kecewa.. Sedih.

' Apa mereka benci padaku?'

" Haha.. Iya tadi gue liat..Pfttt lucu Bgt Haha"
Sambung orang yang lain.

Mendengar itu semua kutepis kasar air mataku. Kutatap tajam mereka.

" Heyy ayo bangun...hihi"
Tawar baekhyun oppa dengan mengulurkan tangannya sambil menahan tawa.

' Fuck!'

Segera kutepis kasar tangannya.
Entahlah aku yang biasanya tidak mudah marah atau kesal sekarang tak dapat kutahan spt biasa.

Kucoba berdiri.
' Shitt! Masih gemeteran!'

" FUCK!"

Teriaku penuh amarah.
Kudorong chen dan tao oppa yang ada didepan pintu.
Bahkan berjalanpun aku sempoyongan. Menyebalkan. Kapan ini akan berakhir.

Begitu sampai dikamar kubanting pintu dengan cukup keras. Kemudian berlari kebawah selimut ' menangis lagi'

Key pov end*

" Hyung.. Apa tadi kita ga keterlaluan ya?"
Kata sehun

" Kayanya sih iya"
Balas baekhyun

" Kalian emang keterlaluan"
Ucap suho sambil menatap tajam baekhyun

" Bukan salah gue hyung. Tadi kan kaitem yang mecahin fas bunganya. Gue kan cuma bagian lampu"
Elak baekhyun sambil mempoutkan bibirnya.

" Pokoknya kalo si key kenapa napa bukan tanggung jawab gue! Kalian keterlaluan"
Ucap chanyeol dengan wajah datar lalu pergi.

" Yahh ini gimana dong.."
Kai nampak khawatir. Karena dia memang salah.

" Makannya kalo becanda jangan kelewatan"
Nasihat xiumin

" Oh jadi begitu. Kalian ikut appa sekarang ada yang ingin appa bicarakan!"
Tegas appa mereka yang tiba tiba muncul dibalik pintu ruangan tersebut bersama eomma mereka dengan nada tegas.

Brothers conflict(EXO OT12)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang