CHAPTER 03

321 19 0
                                    

"Udah ya Liv gue mau pamit."

"Jadi lo cuma mau nanyain soal ini?"

"Iya"

"Anjir.... ganggu orang pacaran aja." Kata Olivia asal.

_____________________________________________

"Hei." Goda Alvaro.

"Hm?"

"Udah selesai ketemunya?"

"Udah."

"Jalan lagi yuk!" Ajaknya.

"Kemana?" Kata Olivia semangat.

"Fantasy Land."

Ajakan tersebut hanya dibalas anggukan oleh Olivia.

______________________________________________

"Kita ngapain ke Fantasy Land?" Tanya Olivia penasaran.

"Ikut atau gue cium lo sekarang." Ajak Alvaro.

"Yaudah deh buruan jalan." Gerutu Olivia.

______________________________________________

"Silahkan kak. Mau berapa tiket?" Tanya pelayan yang ada di dalam loket.

"Dua tiket premium mba." Jawab Alvaro sambil mengeluarkan dompet daro saku celananya.

"Ngapain beli yang premium Var? Kan mahal." Protes Olivia.

"Fantasy land itu ramai Liv, bisa-bisa kita lumutan gara-gara antri masuk ke wahana." Kata Alvaro sambil terkekeh.

"Totalnya 400.000 ya kak." Kata pelayan tersebut sambil menyodorkan tiket Fantasy Land. "Terima kasih kak! Selamat bersenang-senang." Lanjut pelayan tersebut sambil menerima uang yang diberikan Alvaro.

"Nih gue ganti Var." Olivia mengeluarkan 2 lembar bernominal 100.000 dan memberikanya kepada Alvaro.

"Nggak usah. Sini tangan lo."

Alvaro metaih tangan Olivia dan memakaikan tiket tersebut ke pergelangan tangan Olivia.

______________________________________________

"Mau naik apa?" Tanya Olivia sambil melirik Alvaro.

"Kora-kora yuk." Ajak Alvaro sambil meraih tangan Olivia

Olivia menegang karena tanganya dogenggam oleh Alvaro, tapi lama kelamaan tubuh Olivia luluh.

'Tumben mulai duluan, biasanya juga gue yang mulai.' Batin Olivia.

______________________________________________

"Masih sepi!" Seru Olivia.

"Yaialah kita kan langsung masuk, tapi kita jadi nunggu agak lama soalnya belum pada naik." Alvaro menjelaskan.

"Coba kalau kita ambil tiket biasa, kita masih dibawah kali." Kekeh Olivia

"Liv sini gue pasangin sabuk, nanti lo lupa lagi. Kan ga lucu kalo lupa pake sabuk." Kata Alvaro sambil mengambi sabuk dan memasangnya di perut Olivia

______________________________________________

Olivia POV

Setelah kita *cieilah kita* selesai main kora-kora, gue sama Alvaro langsung cari tempat makan, ngapain? Ya makan lah yakali mau tidur.

"Mau makan apa Liv?" Tanya Alvaro sambil menyodorkan menu makanan.

"Apa?" Jawab gue kikuk

"Lo mau makan apa?" Ulangnya

Nerd Boy's VS Popular Girl'sTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang