Sunyi dan senyap.
Embun pagi menitikan surgawi pada angkasa
Rasa jemu yang melilit pandangan mata
Memikat suara-suara
Sambil menunggu datangnya semilir angin ...
Kau basuh tubuh dengan sepercik air ...
Meresap melewati porimu!
Sedetik
Semenit
Sejam,
Hingga kau tau,
Sudah saatnya menggapai rindu.
Menggapai metamorfosa fajar di langitmu
Meninggikan mimpi yang masih bersemayam di telaga waktu
Langit Biru, 18-04-2017
KAMU SEDANG MEMBACA
Celoteh Kembang
Poezja- SELESAI - (Kumpulan Puisi) Kehidupan selaksa mimpi indah, dimana kau bisa temu apapun di dalamnya, mengalir bak bunga mekar! mungkin suatu saat layu, namun pasti ada pengganti yang kan rekahkan aromanya lagi.
