Jin berhenti dengan mobilnya dipinggir pantai. Mengambil sesuatu dalam kotak mobilnya, foto jepretan Namjoon. Tak mengerti apa yang terjadi. Foto itu... Hanyalah Jin yang tertangkap dan muncul dalam gambar itu. Rindu, rasa ingin berjumpa, bercanda, tertawa dan merasakan kebahagiaan bersama yang dirasakan Jin membuatnya berhalusinasi. Mengulang kenangan indah bersama yang direkamnya dengan handicam. Kehilangan sahabat sahabatnya memanglah pahit untuk dikenang. Namun Jin mereka ulang momen momen kebersamaan mereka dengan handicam itu. Satu persatu sahabatnya menghilang, meninggalkannya.
Yoongi yang selalu bermain api. Memainkan korek api ditangannya dan memikirkan sesuatu yang tak dimengerti. Menuang bensin dalam kamarnya. Membakar motel tempat tinggalnya juga membakar dirinya yang depresi.
Jungkook menelusuri jalan. Setiap jalan tanpa arah tujuan. Berjalan dilorong yang sepi seorang diri. Tanpa disengaja ia menabrak pria pria lain yang menelusuri lorong dari arah berlawanan. Pria pria itu langsung menghampiri Jungkook dengan emosi. Mereka memukul, meninju, mendorong, melukai setiap tubuh Jungkook. Wajahnya berakhir memar. Ia hanya berjalan kembali. Dijalan lain, sebuah mobil mengarah padanya. Dan... Berakhirlah perjalanan hidupnya.
Jimin mengisi bathupnya dengan aliran air dari keran yang baru saja dinyalakannya. Memandangi selembar foto ditangannya. Jimin terlalu kedinginan berendam disana. Tak ingin lagi terluka karena foto itu. Jimin berusaha melupakannya dengan membakarnya. Kini bathup telah penuh. Jimin menenggelamkan seluruh tubuhnya dalam bathup dan tak kembali.
Hoseok memandangi cermin didalam kamar mandinya. Menyentuh bibirnya yang kering, menginginkan sesuatu. Ia membuka lemari cermin itu dengan sekumpulan botol obat didalamnya. Hoseok meraihnya dan mengeluarkan obat itu dari botolnya. Sepertinya dia sudah lelah dengan semua itu. Hoseok membiarkan beberapa obat jatuh berceceran kedalam bathup. Hoseok meminum beberapa obat yang tersisa ditangannya. Dengan sempoyongan Hoseok ingin merilekskan dirinya dengan udara dikota. Hoseok berjalan menyurusi trotoar di jembatan. Tak mampu lagi menahan sakit yang diderita Hoseok terjatuh. Tertidur disembarang tempat, ditrotoar. Bukan tidur, tapi menutup mata untuk selamanya. Overdosis.
Namjoon adalah pekerja pengisi bahan bakar di gas station. Dengan lolipop dimulutnya, menjadi kebiasaan mengisi kebosanan bekerja disana. Namjoon dengan lihainya mengisi tangki bahan bakar mobil para pelanggannya. Namun kebanyakan dari mereka tak menghargai apa yang dilakukan Namjoon untuk mengisi tangki bahan bakar mereka. Mereka membayarnya tapi dengan cara kasar. Mereka membuang uang bayarannya sesuka mereka. Namjoon merasakan sakit dari semua perlakuan mereka. Namjoon mengumpulkan uang itu dan membakarnya bersama dengan gas station dan juga dirinya yang terluka.
Taehyung masih tak ingin kembali kerumahnya. Ia hanya menelusuri jalan, memukul kaleng yang ditemuinya dengan ranting kayu ditangannya. Sekalipun ia berada disamping dekat rumahnya. Ia tak langsung masuk rumahnya. Dia masih duduk bersandar di dinding apartmen orang lain. Enggan untuk masuk. Melangkah dengan berat, berjalan menuju pintu rumahnya. Inilah yang membuatnya enggan untuk kembali. Pemandangan yang tak ingin dilihatnya. Pertengkaran orang tuanya. Mereka saling meneriaki satu sama lain, beradu argumen. Tak jarang ayahnya memukuli ibunya, membuat Taehyung semakin tak ingin melihatnya.Taehyung masuk ruangan itu dengan botol soju kosong ditangan kanannya. Berjalan kearah ayahnya. Memukulkan botol itu pada kepala ayahnya, membuat ibunya takut dan berteriak. Botol itu yentu pecah. Masih belum selesai dengan itu, Taehyung menusukkan botol pecah itu pada perut ayahnya. Menyisakan lumuran darah ditangannya.
Merasa takut, Taehyung menelpon Jin. Terakhir kali ia bersama Jin dan mengakhiri hidupnya dengan melompat dari menara tinggi di pinggir laut.Kebersamaan mereka hanyalah hasil halusinasi Jin yang direka ulang lewat handicamnya.
Mereka, persahabatan yang telah menjadi kehendak tuhan. Dari individu dengan kepribadiannya masing masing. Satu persatu menjadi satu.

KAMU SEDANG MEMBACA
I Need U
Fiksi PenggemarWe need to survive. If I failed, you can't fail. You need to survive and we will meet in the end. HighRank #2