Tahukah kak, ketika pertama kali aku melihatmu secara langsung? Kamu tersenyum begitu indahnya meskipun senyum itu tak kamu tujukan padaku. Aku jatuh hati ketika itu. Nafasku sulit untuk dikendalikan, hanya rasa sesak yang kurasa karena aku merasa semua oksigen yang berada di sekitarku seolah terpaku akan senyummu hingga oksigen itu lupa akan tugasnya untuk membuat manusia bernapas.
Ya, kamu telah berhasil membolak balikkan duniaku sejak saat itu. Hatiku yang sebelumnya hanya tertuju pada seseorang yang meninggalkanku dengan alasan yang sangat konyol, mulai saat itu juga tanpa kamu sadari telah tertuju padamu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Secret Admirer's Words
Teen FictionAku sulit untuk berkata, namun apa yang aku rasakan selama menjadi pengagum rahasia akan kutuliskan disini. Tentang senyum, tawa, dan air mata yang aku alami tanpa sepengetahuannya.
