Baekhyun memiliki tanda lahir di telapak tangannya, tanda itu berbentuk bulan sabit dan saat telapak nya bersentuhan tadi dengan Chanyeol tanpa disadarinya itu menyala menghantarkan tanda lain pada Chanyeol namun bukan berada pada telapak melainkan di pergelangan tangannya, berupa bulat matahari dg sisian terang nya yg berbentuk kerucut segitiga
Kedua nya tidak sadar akan jalinan takdir yang terbuat itu dan hanya mengabaikan saja, mungkin itu hanya reaksi berlebihan tubuhnya yang belum fit, pikir Baekhyun.
>>>>>
Terhitung sudah tiga hari ini Sehun tidak menemui nya, atau pun memberi kabar lewat burung.
Baekhyun jadi heran sendiri, sebenarnya apa yang terjadi pada si albino ini ?
Mungkin nanti saat Sehun menemui nya Baekhyun akan bertanya
🌱🌱🌱
Saat ini Sehun sedang berjaga disekitaran gerbang masuk kediaman bangsa wolf.
Ketua pimpinan mereka menghampiri nya dan menepuk pundak Sehun dari belakang
" Bagaimana diluar ?? " tanya Byun Donghae selaku ketua pimpinan
" Aman, ayah. " jawab Sehun seadanya
" kalau sampai bangsa vampir menyerang lagi jangan beri mereka ampun " desis nya berbahaya, Sehun yang mengerti hanya menganggukan kepala dg tegas.
" Baik! " melihat anggukan dari Sehun, Donghae segera kembali kedalam untuk mengecek warga nya
Dua hari belakangan ras vampir terus menyerang kediaman wolf. Membuat Donghae dirundung pusing sebab ia tidak mengerti apa kesalahan yang kaum nya buat sampai sampai ras vampir mengingkari perjanjian yang ada untuk tidak saling tempur tanpa masalah yang jelas.
Kemenangan jelas masih berada di tangan ras wolf, karena bagaimana pun ras wolf itu yang terkuat.
Donghae masih sibuk berfikir, kiranya apa alasan yang membuat ras vampir tidak ada kapok nya terus menyerang mereka padahal mereka selalu kalah
Donghae tidak mengerti, benar benar tidak paham.
🌱🌱🌱🌱🌱
Baekhyun sedang melamun duduk disofa ruang tengah kemudian Chanyeol datang menghampirinya, Membawa makan siang.
" Eum.. Baekhyun-ssi? makanlah, kuliat kau belum makan siang " ucap Chanyeol sambil menaruh nampan makanan diatas meja didepan Baekhyun namun simungil itu tidak mengindahi
Tak ada sahutan, Baekhyun hanya diam sambil sesekali mengernyitkan dahinya seperti sedang berfikir -dalam penglihatan Chanyeol-. Namun, yang sebenarnya terjadi hanyalah Baekhyun yang sangat sangat fokus pada tv didepannya.
" Baek?? " satu kali panggilan
" Baekhyun-ssi ?? " dua kali panggilan masih juga tidak merespon
" Byun Baekhyun-ssi?! " tiga kalinya Chanyeol memanggil dengan tangannya yg ia lambaikan didepan wajah manis Baekhyun, namun tetap saja nihil
" Baekhyun-ahh? " Chanyeol menepuk pundak sempit Baekhyun guna mendapat atensi si manis itu untuk terakhir kalinya dan itu berhasil
" Oh? Ne ?? " jawab Baekhyun, menatap polos Chanyeol dg mata puppy nya.
" Makan lah, kau belum makan siang bukan? "
Baekhyun mengagguk lucu, Chanyeol gemash sekali!
Tapi saat melihat hidangan didepannya membuat binar dimata Baekhyun redup seketika

KAMU SEDANG MEMBACA
The Wolf [CHANBAEK]
Fantasy《REVISI》 Pimpinan kaum Wolf dibuat heran dengan penyerangan yang dilakukan kaum berdarah dingin(Vampire) yang sedari dulu seperti tidak ada hentinya. Dan kemunculan ratu Elf ditengah pertempuran dua kaum itu sedikit banyaknya membuat kesalahpaman it...