PART 2

26 4 0
                                    

Malam sudah menyambut,aku telah menyiapkan semuanya

Aku mengenakan hoodie dan jaket hitam ku,memakai penutup kepala,dan tak lupa juga mengenakan sarung tangan

Aku hanya membawa pisau dapur yang ku simpan di dalam jaket ku,dan pisau lipat yang ku simpan di dalam sepatuku

Tepat pukul 22.00 aku bergegas keluar rumah. Mungkin ibu sedang tidur dengan pulas sekarang,maklum lah,semenjak ayah tidak ada,ibu menjadi sangat sibuk dengan pekerjaannya,untuk menghidupiku dan dirinya sendiri

Jalanan masih terasa sedikit ramai,ya kota yang kutempati merupakan salah satu kota terbesar dan juga kota metropolitan,jadi maklum saja jika selarut ini masih ramai,namun kejahatan sangat jarang terjadi di sini

Sebuah keberuntungan,keberadaan rumah Fatur jauh dari keramaian,sehingga aku akan sedikit aman dari pantauan orang disekitar

Aku bersembunyi di balik tembok gang kecil yang berada di dekat rumah Fatur

Tak lama kemudian,aku melihat seorang keluar dari rumahnya,itu Fatur.

Ia tampak lesu sekali,dilihat dari mata nya,ia sedang,mabuk.ya aku sudah tau sejak lama tentang ini.

Fatur adalah salah satu anak yang mengalami broken home dikehidupannya,ayah nya seorang pemabuk dan penjudi,namun ibunya adalah seorang CEO perusahaan terbesar di kota,jadi tidak heran jika ia selalu termenung dan suka membully.

Kembali ke aksi ku,kini Fatur berjalan lunglai ke arah dimana aku berada,di gang kecil ini.

Setelah mendekat ke arah gang,aku keluar dari gang dan menghadang Fatur.

"Ehh ada Fatur!" sapa ku sok manis padanya,ya hitung-hitung ini salam terakhir untuk nya

"Ehh elo!ngapain lo malem-malem gini keluar rumah,cewek lo!di goda orang tau rasa lo!" mungkin ini efek mabuk nya

"Wahh nggak kok,gue cuma mau ngajak lo main aja" ku beri ia sedikit senyum sinis ku

"Wahh gila lo mau main sama gue,lo kira gue cowok apaan? Yaudah deh,maen di dalem gang itu aja yuk,gak ada yang liat juga" ohh Tuhan andaikan semua korbanku sebodoh ini

"Oke deh"

Disaat Fatur sudah sampai di tembok ujung gang *itutuh yg gang buntu* ia berbalik kehadapanku,dan dengan gerakan yg cepat,aku langsung meninju bagian perut Fatur berkali kali,dari mulutnya keluar cairan berbau amis namun terlihat segar,ya benar! Darah.

"Woy apa-apaan lo! Gue bales lo!" Fatur memukul lengan ku dengan sangat pelan

"Yah cupu lo!mukul itu kayak gini nih!!" aku kembali meninju bagian perut,dan aku juga meninju hidung Fatur

Aku memutar leher Fatur searah 180° hingga terdengar bunyi "kreekk" dan itu berarti lehernya patah

Fatur sudah terkulai tak berdaya

"Fatur!!main lagii yuukk,seru tauu!!" tidak ada jawaban dari Fatur

Namun sepertinya Fatur masih hidup,tidak ada pilihan dan cara lain,ini tahap terakhir.

Aku mengeluarkan pisau dapur yang kusimpan sedari tadi,aku membuka pembungkusnya dan menancapkannya tepat di jantung Fatur,aku menikamnya berkali-kali di daerah yang sama

Akhirnya Fatur pun tewas,di tangan ku!

Aku merasa lega sekali,karena satu dari pengacau hidupku telah pergi.

Aku memotong-motong bagian tubuh Fatur menjadi dadu,dan memasukkannya ke dalam kantong plastik,lalu tulang-tulang dan sisa tubuh yang lainnya ku masukkan ke tempat sampah dan membakarnya

Apa yang akan aku lakukan dengan daging manusia menjijikan ini? Aku tidak mungkin memakannya,karena aku bukan kanibal,aku pasti muntah memakan daging menjijikan ini.

Disaat aku berjalan hendak pulang,aku menemukan beberapa anjing liar yang sedang kelaparan,lalu aku memberikan daging manusia ini kepada mereka,sepertinya mereka menyukainya.

Aku melihat list korban ku

1.Fatur Malik √
2.Frieska Hapsari
3.Shania Amanda Putri
4.Gita Puspita
5.Verandita Bahari

Tinggal 4 cecurut lagi yang harus ku habisi,tunggulah!

*****
Esok harinya,sekolah agak sedikit tenang tanpa Fatur.
Namun tatapan itu masih menghantui ku di sepanjang koridor menuju ruang OSIS

"Zay!!" panggil seseorang

Aku hanya menoleh ke arah suara tadi,itu teman OSIS seangkatanku,hem mungkin namanya Lisa? Atau Putri? Terlalu banyak orang,jadi aku tidak mengetahuinya

Dua tebakan ku salah,yang memanggilku tadi adalah Frieska,yaa seorang bodoh

"Apaan!" aku menjawab dengan malas

"Lo tau kemana Fatur pegi?" tanya Frieska

"Gak tau,dan gak pernah tau!" gua santai aja vroh

"Yaelah tuh anak,udah ah,lo dicari kak Sabrina tuh!"

"Oke!" aku langsung menuju ruang OSIS

*****
Sepulang sekolah,murid-murid berkumpul didepan mading,sepertinya ada berita bagus hari ini

"Fatur Malik,siswa kelas 10 A dinyatakan hilang semenjak keluar dari rumahnya tadi malam"

Waw,tak kusangka beritanya menyebar begitu cepat.

"Zay,lo kenapa sih,kok senyum-senyum sendiri kek gitu?" tanya seorang murid disebelahku

"Ohh,gapapa kok"

Aku sebenarnya ingin tertawa dengan sangat keras,tapi sepertinya itu tidak mungkin

*****
Aku berbaring di atas ranjang kamarku,rasanya lega sekali,satu cecurut hidup ku sudah hilang

'Malam ini giliran siapa ya?'
Aku membuka kembali list korban yang telah kubuat

1.Fatur Malik √
2.Frieska Hapsari
3.Shania Amanda Putri
4.Gita Puspita
5.Verandita Bahari

Berarti malam ini adalah giliran Frieska.

"Tunggu ya Frieska,aku kasih kamu waktu sampai larut malam tiba,setelab itu,kau akan sendirian untuk selamanya"
-Mrs.J

Kenapa J? Bukan Z?
Karena aku tidak ingin siapa pun mengetahui identitasku dengan mudah, J berarti Javvad,dan itu adalah nama tengahku,akan sulit bagi mereka untuk menebak.

Kukirim surat yang kutulis tadi ke rumah Frieska,aku menitipkan surat itu ke tetangga ku,karena ia juga mengetahui rumah Frieska.
Dengan memberi sedikit tip,ia mau mengantarkan surat yg kubungkus dengan amplop berwarna biru dan ada sedikit pita kecil ditengahnya,kulakukan ini agar dia tidak curiga.

Tunggu Pembalasan Dari Mrs.J!!!

******
Holla semua😆
Bakal jarang update karena banyak kegiatan yaaa! 😂
Satu pesan dari gue
"Jangan pernah lo ngacuhin orang yang gak pernah ngomong,karena saat dia bertindak,bisa abis lo pada!!"

Thank you 😊😇


RevengeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang