tok...tok...tok...tok...tok... "assalamualaikum."ucap seorang perempuan yg sekiranya berumur 40 tahunan.
"ya...,waalaikumsalam,silahkan masuk."jawab nenek Arvi seraya membukakan pintu untuk tamunya.
"ada yg bisa saya bantu...???"tanya nenekku
"kedatangan kami disini ialah mau meng-khitbah cucu nenek beserta temannya untuk anak saya dan juga anak teman saya."ucap ibu dari Chris.
"maaf,yg mau dikhitbah ini itu siapa ya."tanya nenekku.
"nak Arvi dan Carlita buk."jawab ibu dari Rifki.
"oh,begitu ya.kalau begitu saya panggilkan cucu saya terlebih dahulu saja."jawab nenekku seraya beranjak dari tempat duduknya dan menuju ke kamar Arvi dan Carlita.
Di Kamar Arvi.
kkkrrrrrrkkk. terdengar suara seseorang yg membuka pintu kamar Arvi dan Carlita.
"Arvi,Carlita.nenek mau memberi tau kalian terlebih dahulu.tapi sebelum itu nenek mau kalian menjawabnya dengan jujur dari hati kalian karena nenek tidak mau memaksa kalian ."ucap nenek panjang lebar,seraya memegangi tangan Arvi dan Carlita.
"memang nenek mau kasih tau apa ke kita,kok kayaknya serius banget nek...??"tanya Carlita dengan nada suara penasaran.
"jadi gini,ada 2 keluarga yg mau mengkhitbah kalian ber-2."ucap nenekku dan membuat Arvi dan Carlita tersontak kaget.
"memangnya siapa nek...??"tanya Arvi seraya memandang Carlita penuhnpertanyaan.
"nenekjuga tidak tau siapa yg ingin meng-khitbah kalian,yg penting kalian harus menjawab pertanyaan yg mereka ajukan dengan jujur tanpa ada paksaan sedikitpun."
'jangan-jangan Yg datang itu keluarga dari Rifki ama Chris'batin Arvi.
"yaudah,sekarang kita temui mereka dulu ya."
"baik nek."jawab arvi dan carlita bersamaan.
Di Ruang Tamu.
"Rifki,jadi ini orang yg kamu ceritakan semalam yg namanya Carlita itu."ucap ibu Rifki seraya mengelus telapak tangan Arvi.
"st,gimana nih."bisik Arvi seraya menyenggol sikut Carlita.
"aku juga ga tau vi."bisik Carlita,dengan pelan dan lirih.
setelah proses pertanyaan pertanyaan yg diajukan oleh 2 pihak keluarga,akhirnya pertanyaan yg paling di nanti-nantikan pun datang.
"jadi,bagaimana.apakah nak Arvi dan Carlita mau menerima khitbah yg diajukan oleh Rifki dan Chris...??"tanya seorang lelaki yg disebut sebagai ayah oleh Rifki.
"mohon maaf,sebelumnya.saya pribadi masih belum 'srek' dengan Chris.jadi saya pribadi memutuskan untuk 'menolak' khitbah dari Chris."ucap Arvi dengan nada sedikit sedih karena sikap yg pernah dilakukan Chris kemarin.
flash back on.
saat Arvi sedang perlajalanan pulang setelah bersekolah,ia melihat orang yg ia 'sukai' sedang bergandengan tangan dengan seorang perempuan yg dikenal Arvi sebagai temannya saat di sekolah dan bisa dibilang perempuan itu satu kelas dengan Arvi dan Carlita.perempuan itu bernama Shila.
dan saat itu juga Arvi memutuskan untuk tidak lagi 'mencintai' Chris.
flash back off.
"dan untuk saya pribadi,saya juga sependapat dengan Arvi yaitu 'menolak' Rifki.dan untuk kesekian kalinya saya minta maaf karena saya sendiri juga masih belum pasti dengan Rifki."ucap Carlita dengan menundukkan kepalanya
"kalau itu jawaban dari nak Arvi dan Carlita kami sekeluarga mau pamit untuk pulang.'assalamualaikum'"ucap seorang lelaki yg dipanggil ayah oleh Chris.
"waalaikumsalam"jawab nenekku,tante farida,Arvi,dan Carlita,bersamaan.
***
Tbc.
Sorry ya slow update banget,dan aku juga ada pemberitahuan kalau aku bikin cerita collab bareng authornya Jutek.nama ceritanya itu 4 wanted boy.
jangan lupa buat vote,comment,and share
bye...
Amanda *****
●XOXO●
KAMU SEDANG MEMBACA
BEST FRIEND IN LOVE
Fanfictionsebuah persahabatan yg diliputi rasa cinta antara 2 sahabat perempuan dan juga 2 sahabat laki-laki.tetapi entah mengapa buih-buih kehancuran datang untuk menghancurkan persahabatan kami.sungguh itu sebuah rintangan yg sangat sulit dan berat untuk me...
