Chapter 5 KECELAKAAN.

146 7 3
                                        

DI LOTENG. 12.00 siang

"Rif,ini buktinya."ucap Carlita seraya membukakan layar handphonenya yg ia nyalakan dan langsung menunjukkan foto keluarga besarnya beserta foto kakak laki-lakinya tersebut.

"oh ya,apa ini bukti yg kuat,atau ini adalah tunanganmu.?"ucap Rifki seraya tersenyum sinis kepada Carlita.

"kamu itu kurang ajar banget sih jd cowok"...plakkk...
itu adalah tamparan untk yg pertama kalinya Rifki rasakan dari tangan Carlita.

"ok,aku emang cowok yg kurang ajar . sekarang juga aku minta PUTUS."

"hiks...hiks...hiks...oo..kk.kalau ka..ka.mmu mau mm..iin..ta putus hiks...hiks...hiks.makasih yah..kam..mmu udh mau jadi bagian dari hidupku."ucap Carlita seraya meninggalkan Rifki yg masih berdiri di sudut loteng.

CARLITA POV

gue saat itu bener-bener sedih banget dan terpukul banget.dan dari 2 hari yg lalu mata gue ampe bengkak karna nangisin si kurang ajar Rifki itu.

Carlita pov selesai
**********^^^^^^^^^^**********^^^^^^^^^^**********^^^^^^^^^^**********^^^^^

Saat Carlita berlari menuju gerbang sekolah yg mengarah ke arah jalan raya .

Brrruuuukkkk...

terjadi kecelakaan antara seorang wanita sekolah dengan pengendara motor tersebut.

dan saat itu Arvi dan Chris tengah berjalan ke arah gerbang sekolah dan terkagetkan oleh tabrakan yg terjadi saat itu.

banyak pengendara motor yg berhenti dan mengerubungi 2 orang korban kecelakaan itu.
dan Arvi sangat terkejut karena korban wanita itu ialah CARLITA.

"Carrrlitaaaaaaaaa......."teriak Arvi dari kejauhan dan langsung berlari menuju Carlita yg tengah pingsan di tengah jalan diantara banyak orang yg mengerubunginya.

"Carlita...hiks..hiks..hikss.Chrisss...Rifkiii... tolongg...tolong...hiks..hiks..hiks"tangis Arvi semakin deras dan tiba-tiba Rifki saat itupun tiba tepat di hadapan Carlita dan langsung menggendong Carlita sambil berlari menuju rumah sakit terdekat.

yah...walaupun Carlita dan Rifki sudah putus .tapi mereka ber-2 masih belum bisa move on dari perasaan mereka masing-masing.

DI RUMAH SAKIT

"Arvi,apa kamu udh hubungi keluarganya Carlita tentang keadaannya Carlita yg sekarang."ucap Chris seraya mengelus jilbab yg sedang Arvi gunakan.tetapi Arvi tidak menyadarinya.

"sudah,maksih yah udh mau mengingatkanku ya Chris."Arvi mengucapkannya sambil menyandarkan kepalanya pada pundak Chris tanpa ia sadari.

**********^^^^^^^^^^**********^^^^^^^^^^**********^^^^^^^^^^**********^^^^^^^^^^

Hari pertama Carlita koma Rifki benar-benar jadi seperti orang yg tidak waras.
seperti:

"hai,Carlita apa km udh makan .ini aku bawakan apel,kamukan suka apel,kota makan bareng yuk.tapi kamu bangun dulu donk jangan tiduran mulu."

setiap hari Rifki melakukannya dengan ceria dan semangat.

DAN SAAT HARI KE-3

"Rifki,kamu kok disini .kamu kok tiduran di sini.?"ucap Carlita dengan nada yg sangat lirih dan lemas.

"oh,sayaaang kamu ternyata udh bangun."Rifki terkejut dan langsung memeluk Carlita si mantan pacarnya itu.

"ehh..eeh...eh.kamu kok peluk-peluk aku sih kitakan juga udh gk ada hubungan dan status apapun .sekarang lepaskan aku."Carlita mengucapkan kalimat sebanyak itu masih dengan nada bicara yg lirih.

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

Tbc

sorry jarang update dan part ini juga pendek banget

jangan lupa buat vote,comment,and share ke semua media social kalian yah.

AMANDA*****

●XOXO●

BEST FRIEND IN LOVECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang