" kenapa denganya ? " Batin Mark hendak mendekati namun sebuah tangan mendarat di pundaknya membuatnya mengurungkan diri untuk menghampiri Amisha
" ini buat lu " ucap Haris temanya memberinya secangkir kopi yang telah ia persiapkan dari sejak di pos LAWANG SEKATENG
" hey coba lu lihat itu " ucap Mark mengarahkan telunjuk nya pada Amisha
" kenapa ? " tanya Haris
" dia terluka " ucap Mark
" terus....?? " lanjut Haris
Mark menatap Haris
" udahlah, dia kan lagi bersama rombonganya " ucap haris
Mark duduk menyeruput kopi hitam sambil menikmati wajah Amisha dengan matanya yang berjarak beberapa meter darinya
***
Aldi mulai membuka matanya dan beranjak duduk
" di tempat seperti ini lu bisa tidur ? " tanya Amisha
" selama itu nyaman kenapa tidak " jawab Aldi
" apa kita akan memulai perjalanan lagi ? " ucap Amisha
" boleh, ayo " ucap Aldi
" tapi gua jalan sendiri ya " Amisha segera bangkit dari duduk nya
Aldi mendanga menatap Amisha yang sudah berdiri
" apa kamu yakin ? " tanya Aldi masih sedikit khawatir
" lihatlah, gua bisa berjalan normal kan " ucap Amisha yang berjalan bolak balik di depan Aldi tanpa pincang karena luka nya
Aldi tersenyum lalu ia bangun dan mulai menggendong carrier nya
" baiklah nyonya, ayo kita lanjutkan " ucap Aldi dengan senyum
Mereka kembali berjalan, untuk menuju akhir sebuah pencapaian yaitu alun alun surya kencana yang sebagian pendaki menyebut nya surga dari gunung gedeJalur mulai bersahabat tak ada lagi tanjakan curam, kali ini jalan mulai landai
Itu lah yang membuat Aldi membebaskan Amisha untuk berjalan sendiri" apa kamu senang ? " tanya Aldi
Amisha menengok dan mengarahkan tracking poll nya ke perut Aldi
" menurut lu bagaimana ?" Amisha malah balik bertanya
" ettttsss....jangan seperti ini, atau nanti kamu bisa tersandung " Aldi mengingatkan
Amisha kembali berjalan dengan baik
" kalau semua jalan menuju puncak seperti ini, akan lebih mudah mencapainya " ucap Amisha
" sensasinya tidak memuaskan kalau semua seperti ini, gunung ini tinggi tidak mungkin semua jalanya landai, kamu ini ada ada saja " ucap Aldi
" elu udah berapa kali mendaki ?"
" aku tidak menghitung nya, tapi ke gunung gede sudah 3 kali " jawab Aldi
" hebat ..." ucap Amisha memuji
" oya.... " lanjut Aldi
" ya tentu saja, mulai saat ini gua akan gabung dengan MAPALA di kampus " ucap Amisha
Aldi tersenyum, dia suka dengan hal itu
***
Setelah berjalan kurang lebih satu jam dari pos SIMPANG MELEBER
Pemandangan indah terlihat oleh mata
Padang luas dengan hiasan ELDEWEIS telah ada di hadapanAmisha menatap kagum anugerah ciptaan Tuhan yang begitu sempurna
Tubuhnya kaku menyaksikan itu semua
Ia benar benar tidak menyangka bahwa ia bisa berada di tempat indah seperti ini
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA DI PENDAKIAN
Romanceluka ini memang tidak akan bisa hilang tapi setidaknya aku bisa menyembuhkanya dengan mendaki