"Aku merindukan mu,...... Yeona"
Yeona tidak tuli dia mendengar dengan jelas apa yang dikatakan Mark tadi...
"Sungguh"
Kali ini Mark menggenggam tangan kurus Yeona.
"Maafkan aku"
"Kumohon maafkan aku"
Mark yang semula nya duduk menjadi berdiri dengan lutut nya disamping Yeona, menaruh tangan Yeona tepat di depan dahi nya.
Mata Yeona memanas hatinya sakit melihat bersimpuh dihadapan nya ..
"Mark.. Bangun"
Yeona bangun dari tidurnya dan duduk ..
"Jangan Bersimpuh mark"
"Ayo bangun"
Yeona memegang kedua pundak Mark agar dia berdiri ...
"Jangan begini Mark.. Hiks"
Mark mendongak menatap Yeona yang menangis ...
'Srett'
Mark berdiri dipeluk nya tubuh ringkih Yeona begitu sebaliknya ..
Yeona memeluk erat Mark, menyalurkan semua rasa rindunya , menghirup aroma yang di rindukan nya ..
"Jangan tinggalkan aku, kembalilah"
"Jangan pergi lagi"
Mark melepaskan pelukan nya , memegang kedua sisi wajah basah Yeona ...
"Aku mencintai mu ,, jangan tinggalkan aku "
Di tatap nya lekat kedua mata Mark , sayang nya tidak ada kebohongan tapi sebuah cinta dan penyesalan ...
Perlahan Mark mendekatkan Wajah nya dengan Yeona, sehingga kedua nya dapat merasakan deru nafas masing masing.
Cup
Mark mencium lembut Yeona ,disalutkan nya seluruh cinta yang ia pendam selama ini..
Ciuman lembut itu terus berlanjut sampai Yeona membalas ciuman dan melingkarkan tangan nya di leher Mark.
Yeona mendorong sedikit dada Mark , iya -,- Yeona kekurangan oksigen .
Mark menatap wajah merah Yeona , bibir nya yang sedikit bengkak memerah.
"Aku juga mencintai mu Mark"
Mark tersenyum , lalu dicium nya lagi Yeona namun kali ini lebih dari ciuman lembut...
"Kenapa?"
Mark bingung Yeona mendorong nya, Yeona terkekeh lalu mencium kilat bibir Mark ..
"Aku tidak menyangka suami dingin ku pandai berciuman"
Mark tertawa lalu naik keatas ranjang membuat Yeona menggeser sedikit tempat nya ..
"Tidurlah"
Mark berbarin lalu menepuk pundaknya , dengan ragu Yeona berbaring lalu memeluk Mark..
"Harus nya aku sadar dari dulu, bahwa memeluk mu sehangat ini"
Mark memiringkan sedikit badannya , mengusap rambut Yeona dengan sayang.
"Aku merindukan mu"
Suara Yeona bergetar , wajahnya di sembunyikan di ceruk leher Mark.
Mark tersenyum getir mengeratkat pelukan nya , seharusnya dia tidak sejahat itu dulu pada Yeona.
'Aku akan membayar semua nya'
Batin Mark ...
"Kenapa mereka lama sekali?" Yeona
KAMU SEDANG MEMBACA
Just Your Love (END)
Fanfiction"aku akan segera menemukan kebahagiaan mu Mark" "maaf kan aku Mark, jika sekarang aku masih egois tetap bersamamu" "aku mencintaimu Mark" Rank : #2- got7fanfiction
