🍒8🍒

358 53 4
                                    

"Bang, semalem yang nganter sampe rumah Kai?" tanya gue.

"Iyalah siapa lagi? Masa iya Sehun." jawab bang Dae.

"Ish, Bang Dae ngeselin banget sih." protes gue.

"Eh btw, itu semalem duo cogan nyamperin ke rumah loh," kata Bang Dae.

"Siapa Bang?" tanya gue bingung.

"Sehun sama Chanyeol lah." jawab Bang Dae.

"Lah kok bisa? Ngapain mereka?" tanya gue.

"Katanya mau jemput kamu buat nonton. Mereka kalah slot." jelas Bang Dae.

"Gila itu anak, padahal udah aku kasih tau Bang aku pergi sama Kai." terang gue.

"Kayaknya mereka langsung berangkat tanpa liat line kamu Dek," kata Bang Dae.

"Terus Abang ngomong apa ke mereka?" tanya gue.

"Ya Abang bilang kamu udah berangkat sama Kai dan mereka kalah slot." jelas Bang Dae.

"Terus, reaksi mereka gimana?" tanya gue.

"Mereka langsung bilang 'yah' kompkan kayak kecewa kesel gitu," kata Bang Dae.

Gak nyangka gue itu cowok dua nekat nyusulin gue. Padahal udah gue kasih tau. Bodo amatlah ya masalah mereka sendiri salah siapa kalah gercep.

"Pusing lama - lama liat mereka." celetuk gue.

"Pusing apa bingung pilih yang mana heum," goda Bang Dae.

"Apaan sih Bang." elak gue.

"Hehe bercanda, kamu tuh malu - maluin aja," kata bang Dae.

"Apaan?" tanya gue.

"Ketiduran. Kamu yang ngajak malah kamu yang ketiduran juga." jelas Bang Dae.

Hehe iya semalem emang akhirnya gue ketiduran gue cuma inget ngantuk gitu aja. Seterusnya gue gak tau.

Setau gue pagi gue udah ada di kasur kesayangan gue. Makanya gue tanya kejelasannya sama Bang Dae.

"Salahin Kai tuh, ngajakin liat horor mana bosenin banget ceritanya. Gak salah dong kalo aku ngantuk dan ketiduran," kata gue bela diri.

"Heleh kamu mah bela diri aja." ledek Bang Dae.

"Enggak ya." elak gue.

"Btw, bilang makasih sama Kai," kata bang Dae.

"Buat apaan?" tanya gue.

"Dia nganter kamu sampe ke kamar lo, dia juga sempet selimutin kamu." jelas Bang Dae.

Kai? Sampe nyelimutin gue? Heol dia manis banget. Eh astaga sadar El jangan baper itu cuma strategi dia aja mungkin.

"Seriusan bang?" tanya gue gak percaya.

"Iya, cie mukanya kayak stroberi tuh." ledek Bang Dae.

"Apaan sih Bang." elak gue.

"Gapapa kali, awas ya goyah tau rasa." ledeknya lagi.

Bugh

"Aduh! Kok dipukul sih?"

"Salah sendiri bukannya bantuin malah kompor," kata gue.

"Gapapa kali dek, mereka cogan hits lo." kompor Bang Dae.

"Bodo amat." gerutu gue.

"Yaudah masuk sana, belajar yang bener nanti istirahat Abang tunggu di kantin." titah Bang Dae.

Jomblo GoyahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang