Chapter 9

2.8K 95 0
                                    

Author:
Hai readers thanks for you support,voting

∵∵∵∵※∞∞∞∞∞∞∞∞∞※∵∵∵∵

"Cepet sembuh ya tante"ucap rain

****

Clek suara pintu terbuka membuat pemuda tampan yang bernama ray yang sedang tertidur terbangun dari tidurnya

'Jaket siapa ini, loh rain ada di sini 'batinnya sembari melihat sesosok gadis yang sedang tertidur di bangku di samping neneknya berbaring

"Sus ada apa?"tanya ray pada orang yang membuka pintu tadi

"Oh maafkan saya telah membangunkan anda, saya hanya ingin menganti infus nyonya"suster rumah sakit

"Oh"ucap ray

"Tuan jika anda ingin tidur akan kami siapkan kamar kusus untuk anda hubungi saya saja tuan, Permisi tuan"suster

"Hn"ray

Suster itu pergi keluar ruangan
Brak suara pintu di tutup ray bangkit dari tidurnya melihat sepucuk surat yang rain letakan di meja, setelah itu ray beranjak mendekati rain, cup ray mengecup singkat bibir

"Makasih"ucap yang langka keluar dari mulut ray secara perlahan pada telinga rain

Ray mengangkat tubuh rain keluar ruangan menuju tempat parkir di rumah sakit

"Pak sim antarkan saya pulang"ucapnya pada pak sim kepala pelayan

"Baik"pak sim

****
Sesampainya di depan kediaman ray

"Pak tunggu saya hanya akan membaringkan gadis ini lalu pergi lagi"ucap ray

"Tidak Tuan muda saya harap ada dapat beristirahat sejenak saya yang akan menjaga nyonya"ucap pak sim

"Tidak pak sim, saya akan pergi lagi"ucap ray

"Saya mohon tuan, jika nyonya mengetahui sikap tua muda beliau akan sedih"pak sim

"Baiklah pak sim saya akan beristirahat tapi jam 6 pagi jemput saya, dan tolong jaga nenek untuk saya"ucap ray

"Baik tuan"pak sim mengijak gas mobilnya

Ray mengendong rain ala bridal style kedalam kamarnya lalu menyelimutinya

****

05:30 di kediaman ray

***
Wake up wake up wake up (suara alarm rain)
Rain bangun lalu melihat layar ponselnya

"Hoamm, jam 05:30, loh kok aku ada di sini bukannya di rumah sakit,apa ray yang membawa ku kesini,ah aku cek dulu ray di ruanganya"guam rain

Drap drap drap
Langkah kaki rain menulusuri ruangan menuju kamar ray

Clek suara pintu terbuka perlahan

Rain pov

Ah benar dia ada di sini, aku masakan sarapan sebelum dia bangun, itung-itung bales budi deh masak nasi goreng omelet aja deh

Setelah beberapa menit aku memasak aku menyiapkan meja makan dan kamar mandi air hangat untuk ray lalu aku berjalan untuk membangunkanya

****
Clek

"Ray bangun sudah jam 6 pagi"rain

"Hah jam 6"kejut ray lalu bangkit dari tempat tidur

"Kamu mau kemana? Kamu gak makan dan mandi dulu?"tanya rain

"Gak perlu"ray

"Tapi ray kamu mau langsung ke rumah sakit? Kamukan belum makan dari kemaren ray,kotak makan yang aku bawa kemaren buat kamu masih ada di meja makan belum kamu makan lagi "ucap rain resah sembari mengikuti langkah kaki ray

"Diam kamu berisik sek..."ray
Bruk belum sempat ray melanjutkan ucapannya ia terjatuh tak sadarkan diri tepat di depan pintu keluar

"Rayyyyyyyyyy

✘✘✘✘✘✘✘✘✘✘Next✘✘✘✘✘✘✘✘

Thanks for reading

Don't forget to voting this story

LOE ITU MILIK GUE [DALAM MASA PERBAIKAN]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang