Chapter 10

2.7K 88 2
                                    

"Diam kamu berisik sek..."ray
Bruk belum sempat ray melanjutkan ucapannya ia terjatuh tak sadarkan diri tepat di depan pintu keluar

"Rayyy bangun rey, badannya panas banget lagi"ucap rain

Ting tong (suara bel rumah ray berbunyi)

'Semoga alvin atau neil'batin rain berlari menuju gerbang

'Hah siapa itu?'batin rain setelah melihat pria yang ternyata bukan alvin maupun neil, malah pria yang lebih tua dari dirinya

"Permisi anda siapa dan ada perlu apa?datang kemari"ucap rain

"Saya sim kepala pelayan keluarga ray, saya kemari ingin memenuhi perintah menjemput tuan ray untuk pergi ke rs jam 6 pagi, nona rain apa tuan ray ada?"ucapnya

"Pak kim tolong saya ray pingsan dan badanya panas sekali"ucap rain gemetar

"Apa? Dimana tuan?"ucap pak sim

"Di kamarnya tadi saya sempat memindahkannya dari depan"ucap rain

Pak sim dan rain berlari menuju kamar rain

"Astaga ini panas sekali pasti tuan kelelahan dan stres berat karena menjaga nyonya"ucap pak sim lalu mengambil ponsel di sakunya

"Kirimkan dokter ke kediaman tuan ray dan siapkan beberapa hal yang di perlukan untuk tuan ray"ucap pak kim pada seorang yang ia telpon melalui ponsel

"kenapa gak di bawa ke rumah sakit"ucap rain penasaran

"Nona rain, tolong rahasiakan tentang tuan ray yang sakit dari siapapun, saya takutnya perusahaan mengalami ancaman jika tau tuan dan nyonya sakit"ucap pak sim

Setelah dokter memeriksa dan menyiapkan alat kesehatan untuk ray pak kim pergi dan menitipkan ray pada rain saat itu pula rain mengurus ray dari mengompres sampai menjaganya selama dua hari

Ray terbangun dan menyikirkan kompresan yang rain kenakan padanya

"Ah aku ingat aku pingsan, Aku harus pergi, terimakasih telah menjagaku"ucap ray pada rain yang ter tidur di kursi tempat tidurnya

****

"Pak sim ada perkembangan apa?"ucap ray

"Nyonya telah melewati koma dan perusahaan telah di hendel oleh tuan alvin dan tuan neil menurut saya tuan ray harus menemui tuan alvin dan tuan neil terlebih dahulu"ucap pak sim

"Tidak, suruh saja neil dan alvin datang ke rs dan tunggu saya di cafe rs dan boking cafe itu"perintah ray

"Baik tuan"pak sim

***

Setelah ray selesai menjengkuk neneknya ray pergi menuju cafe
Tempat teman-temannya menunggu

✘✘✘✘✘✘✘✘✘NEXT✘✘✘✘✘✘✘✘

Author kurang enak badan dari kemarin jadi sorry chapter hari ini singkat nanti akan author perbarui lagi ♡

Thanks for reading

LOE ITU MILIK GUE [DALAM MASA PERBAIKAN]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang