Pertemuan

56 7 2
                                        

-
-
-
-
-
-
-
-
-

"yeeay akhirnya kita lulus juga" teriakan (cempreng) bahagia dari seorang gadis yang memakai seragam SMA
"Oh,ayolah apakah kalian berdua tidak bahagia?"tanya gadis itu kepada kedua temannya
"Haha kami bahagia"jawaban tanpa nada yang dilontarkan pemuda yang berada disamping gadis itu
"Apa-apaan jawabanmu itu?,,oh ya Tuhan sadarkan aku bahwa disamping ku ini adalah pacarku"kata gadis itu kepada pemuda yang ternyata pacarnya
"Hmm,,hei-hei Lian apakah kau bahagia sama sepertiku?"tanya gadis itu kepada teman perempuan yang ada disamping nya.
Sang gadis yang dipanggil tersebut mengambil buku kecil yang ada disakunya beserta pulpen dan menuliskan sesuatu *hmm,,aku bahagia nini* isi kertas Lian yang ditunjukkan kepada Nini (gadis yang berteriak tadi) "oh tentu kau memang harus bahagia syng,,kalau begitu ayo kita berbahagia dan nikmati masa SMA ini"teriak Nini -lagi-
Lian yang sama bahagianya dengan Nini berlari menuju koridor sekolah dengan ekspresi yang gembira seperti orang yang tertawa tetapi tak ada suara yang keluar dari bibir manisnya itu
"Oh lihatlah Dia ,,bukankah itu tawa tertulus pertama yang kita lihat setelah kejadian 'itu'?" tanya Nini kepada Raga (pemuda sekaligus pacarnya )
"Yah,,Dia terlihat sangat bahagia"
Nini melihat lagi kearah Lian tetapi tidak dengan mimik muka yang bahagia tetapi terkejut dan berteriak "Lian awas!!!" teriak Nini pada Lian.Lian yang terkejut mendengar teriakan Nini spontan melihat kedepan dan...

BRUK

Lian terjatuh bersama dengan pemuda yang ternyata ditabrak nya

Lian pun berdiri dan langsung menuliskan sesuatu di buku kecilnya *MAAF,,MAAF AKU TIDAK MELIHATMU* tetapi pemuda itu menghiraukan tulisan Lian dan berkata..
"Hei.. Apakah kau tidak punya mata untuk melihat jalan?"bentak pemuda itu kepada Lian.Nini dan Raga pun segera menghampiri Lian "hei kau jangan terlalu kasar kepadanya"bentak Nini kepada pemuda tersebut
"Dia yang tidak punya mata dan menabrakku,,hei kau kenapa diam saja apa kau BISU? Hah"bentak pemuda itu kepada Lian -lagi-

Lian menuliskan sesuatu di buku kecilnya dan memperlihatkan kepada pemuda tersebut dengan muka yang telah lembab oleh air mata*Maaf kan aku,,ini semua adalah salahku,,sekali lagi kukatakan padamu Maafkan aku,,dan aku tidak berbicara langsung kepada mu karna,,, yah aku BISU seperti yang kau katakan ,,jadi sekali lagi maafkan aku* setelah memberikan kertas yang ternyata disobeknya Lian langsung bergegas pergi dari  koridor itu diikuti Nini dan Raga

DEG

"Ada apa Nif"tanya Rino teman Hanif (pemuda yang membentak Lian)

Hanif mnghiraukan perkataan Rino dan membatin 'Dia Bisu?'



                   TO BE CONTINUE

huft😰 (sapuh keringat) akhirnya selesai juga😂,,maafin yah masih gaje ini wattpad pertama soalnya,,mudah mudahan para READERS suka -amin- jangan lupa ikutin terus Wattpad aku ,,dan jangan sungkan coment kalau mau ngasih saran dan sejenisnya,,tungguin bagian II nya yah,,byebye👋,,akhir kata

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

jangan lupa klik 'Star'😊

DIFFERENTCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang