Bagian 5 (agares 2)

791 57 8
                                    

Langit malam benar benar lah gelap, angin bertiup sangat kencang , suasana malam berubah menjadi dingin , gerhana bulan merah sudah benar benar terlihat mereh semerah darah ,

Di tengah kerumunan manusia , seseorang tengah terikat di tiang salib , dengan tubuh tak sehelai benang apapun.

Seorang laki laki berdiri di depan nya , menuangkan air tersebut ke tubuhnya , membuat tubuh tersebut basah hingga kakiknya.

Angin semakin kencang , dingin pun semakin pekat , putiran air jatuh dari langit , namun bukan lah air , melainkan darah segar berjatuhan dari langit, para kerumunan berlari kesana kemari menghindari hujan darah tersebut , mereka menepi ke tempat lain namun mereka tetap menyaksikan apa yang ada di depan mereka.

"Arghh!!" teriak lyn , tubuhnya benar benar panas , kakiknya benar benar sangat perih bagaikan di sayat ribuan pisau tajam, tenggorokan nya benar benar kering , ia meronta namun tak bisa lepas , ia ingin mengucapkan kata tolong namun sangat susah.

Agares yang melihat adiknya kesakitan pun berontak dari pegangan pengawal , " lepaskan aku! Lyn ! Tidak ! "

Suara petir pun bersautan dengan teriakan pilu lyn ,  namun hal yang di inginkan pun terjadi.

Agares membelakan matanya melihat sosok lyn yang ada di depan nya , kakinya sudah berubah menjadi ekor ikan , dengan sisik sisik yang melekat pada kulit nya.

Penutup mata nya terlepas , memperlihatkan mata yang benar benar hitam , dan terdapat taring di mulutnya , di atas jidatnya terdapat simbol segitiga dengan mata di tengahnya.

"Hyyyyaaa!!!!" teriak lyn , suara teriakan nya benar benar membuat orang orang yang melihat kejadian tersebut terpental tertiup angin , lain halnya dengan lion dia masi berdiri dengan kokoh dengan katana di tangan nya.

" BERANI NYA KALIAN MELAWAN KU " ujar lyn dengan sorot mata yang tajam , menatap ke arah lion , ia berhasil melepaskan tali tersebut , ekor ikan itu pun berubah menjadi kaki namun terdapat ekor seperti naga di bokong nya,

" ternyata beginilah sosok sebenar mu , aku akan mengakhiri hidup mu detik ini juga " lion pun bersiap dengan posisinya , ia mengangkat pedangnya bersiap untuk menebas lyn , namun saat pedang itu mengenai tubuh lyn, tubuh tersebut pun berubah menjadi asap.

"Hihihi....hanya segitu kekuatan mu " tawa lyn yang berdiri di belakang lion "sekarang giliran ku" lyn pun menjentikan jarinya , membuat tubuh lion terpental.

Bruukkk!!!

Suara hantaman tubuh lion dengan batu . lyn tertawa puas , lalu melihat ke arah pengawal yang memegang agares , ia semakin murka. Lyn pun membuat orang orang tersebut seperti terkena hipnotis , mereka saling menyerang satu sama lain.

Lyn mendekat ke arah agares namun agares mundur karna ketakutan, sosok yang di depan nya adalah monster bukan adiknya.

"Aga----"

"Jangan mendekat ! Jangan sentuh aku ! Dasar monster " teriak agares , membuat lyn meneteskan air matanya ,

" ini aku lyn , "

" bukan ! Kau bukan adik ku , kau monster ! " jerit agares.

"Maa----" ucapan lyn terhenti , saat lion tiba tiba mengunuskan pedang ke perutnya , darah segar keluar dari mulut lyn mengenai baju agares, penampilan lyn yang menyeramkan berubah menjadi dirinya yang biasanya.

Tubuh nya perlahan lahan oleng dan jatuh ke pelukan agares, tubuh agares bergetar , adiknya terjatuh dengan tubuh tertusuk pedang.

" lyn, hei buka mata mu " ujar agares, menguncangkan tubuh lyn yang berada di pelukan nya namun tubuh tersebut sudah benar benar tak bergerak sedikit pun.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 13, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

THE SIRENTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang