ragu

1.6K 192 2
                                    

"Apa yang kau suka dari natal?" Tanya Taehyung disela percakapannya dengan Lisa.

"Semuanya, tapi aku lebih suka salju dan suasana gereja saat pagi harinya." jawab Lisa.

"Aku juga." Taehyung tersenyum sebelum melanjutkan, "aku ingin merayakan natal bersamamu. Suatu hari nanti."

Lisa menatap Taehyung sebentar lalu tersenyum, "kita bisa merayakannya bersama, oppa. Sbs gayo daejun bertepatan dengan hari natal."

"Ah iya aku hampir lupa! Fakta bahwa kau hanya comeback dengan satu lagu di tahun ini membuatku berfikir kalau kau tak akan menghadiri acara akhir tahun, hehe."

"Tahun depan, akan kuperlihatkan semua kharismaku. lihat saja."

"Perlihatkan padaku dulu."

"Tidak mau. dan tidak akan."

"Waee?" Taehyung sedikit merengek.

"Itu kejutan, Kim Taehyung-ssi. nantikan saja." Lisa tersenyum ke arahnya.

"Baiklah. aku hanya berharap semoga kita comeback di bulan yang sama." kata Taehyung lalu keduanya terdiam cukup lama.

Lisa tertunduk sementara Taehyung masih melihat ke luar kafe. sejenak kekhawatiran akan hubungannya dengan Taehyung datang walaupun dirinya sendiri yakin kalau keduanya saling mencintai. tetapi fakta bahwa Taehyung begitu populer dikalangan idol dan fans sangat membebaninya. sangat.

"Apa kau mencintaiku?" tanya Lisa kemudian.

"Apa kau masih meragukannya?" Taehyung sedikit terkejut mendengar pertanyaan Lisa. ia bahkan sudah berkali-kali menjawab pertanyaan Lisa dengan jawaban yang sama.

"Tidak, bukan, maksudku... aku hanya..."

"Kita sudah satu tahun bersama, Lalisa. dan kau masih mempertanyakannya?"

"Tidak, Oppa, aku hanya―" ada kesedihan dan keraguan di mata Lisa.

"Dengarkan aku." Taehyung menggenggam tangan Lisa. Menenangkan. Dan tidak memedulikan penjaga kafe yang melihat ke arah mereka sedari tadi, sepertinya menyadari bahwa keduanya adalah seorang idol. "kau akan menyadarinya, Lisa. Betapa aku sangat-sangat mencintaimu sampai aku menolak Irene noona. kau tahu Irene noona, bukan? wanita tercantik setelah Yoona Sunbaenim. Bahkan kau tidak bisa mengalahkan kecantikannya."

"YA oppa, apa kau memiliki maksud tersembunyi berkata seperti itu?"

Taehyung tergelak, tangannya masih menggenggam tangan Lisa. "tapi itu fakta, bukan?"

Lisa mengangguk menyetujuinya. "Irene unnie benar-benar cantik. aku iri."

"Untuk apa iri dengannya kalau yang mendapatkan hati seorang Kim Taehyung adalah kau, Lalisa?" Taehyung tersenyum menahan tawa melihat mata Lisa yang kini melotot ke arahnya.

"Kau gila." balas Lisa singkat, kemudian tertawa ringan. Untung saja ia mengenakan masker, jadi pipinya yang merona tak terlihat.

"Itu berarti kau mencintai orang gila, Lisa. Jangan katakan seperti itu." Taehyung tertawa puas. menggoda Lisa dengan kata-kata adalah favoritnya.

Taehyung berpindah tempat di samping Lisa, agar ia bisa memeluknya. Taehyung ingin melepas masker dan topinya lalu mencium Lisa. tetapi Taehyung akan benar-benar menjadi orang gila jika ia melakukannya di tempat umum. "Jangan ragukan aku lagi, Lisa. Kumohon."

"Maaf Oppa, aku tak bermaksud seperti itu." kata Lisa di dalam dekapan Taehyung dengan tersenyum.

Taehyung hanya tersenyum dan menikmati momen seperti ini. Rasanya Taehyung ingin sekali mengaku pada semua orang di dunia ini kalau dirinya adalah milik Lisa, dan Lisa adalah miliknya. Tapi bahkan mengaku pada para member Blackpink dan BTS saja mereka tidak bisa. Betapa menyedihkannya hubungan mereka.

                               ***

halooo its been a long yaa hehe.
dan bentar lagi natal aye.
walaupun libur juga gue gabisa apdet sering-sering huhu
lagi sibuk ngurusin ini itu di gereja, maaf yaaa.

Btw tadi gue liat ig dan ternyata my first bias yang bener bener FIRST, mau nikah sama mbak hyorin!! Walaupun awal mereka konfirmasi pacaran gue sedih karna gue lebih suka IU-Taeyang tapi yaaaa tetep gila gue seneng bangettt wkwk.

Oneshot Taelice [ H I A T U S ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang