Netra bunda disudut pandangku
Bagai butiran embun di pagi berkabut
Bagai oase ditengah tandusnya Sahara
Netra bunda tak pernah jemu
Menghadirkan ketegaran yang terkadang semu
Ditengah kegetiran yang menyelimutimu
Netra bunda tak pernah lelah
Mengamati kami buah hatinya
Memandang sejuk hati gemuruh putra putrinya.
Netra...
Oh bundaku
Menentramkan kalbu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nada Nada Cinta
Teen FictionMenyuarakan jeritan asa Yang telah lama terpendam duka Hanya dengan kata Aku mampu bicara
