Dara POV
Hari demi hari berlalu,kini ku sudah bisa sedikit melupakan tentang arkha,yaaa walaupun terkadang masih sering terekam kenangan-kenangan indah bersamanya di otakku.Aku bisa move on seperti ini karena adanya melvin,beberapa hari belakangan ini aku dengan melvin sering telfonan,chat,bahkan pergi bersama...berkatnya aku bisa melupakan arkha walau tidak sepenuhnya.Saat aku sedang melamun menatap langit-langit kamarku handphone bergetar,aku langsung mengambil handphone ku yang terletak di atas laci kecil disamping ranjang ku.Biasanya sih yang menelfon aku di jam 07.30 itu melvin tapi sekarang berbeda bahkan aku tidak mengenalnya...langsung saja aku angkat dan kudekatkan speaker handphone ku ke telingaku.
Dara:
"halo,ini siapa ya?"
08xxxx:
"gausah sok polos lo,pasti lo tau kan gue ini siapa"
Dara:
"maaf,tapi gue emang gatau sekarang gue lagi bicara sama siapa"
08xxxx:
"udah lah gue To The Point aja...jangan pernah deketin melvin lagi kalo,lo gamau hidup lo hancur berantakan"
Tut
Sambungan terputus.Aku penasaran siapa dia?mengapa sepertinya dia sangat marah kepadaku?atau mungkin pekerja di kantornya melvin?yaaaa maklum lah ya seorang pengusaha muda siapa coba yang ngak terpikat melihat penampilannya.Tidak lama handphone ku bergetar lagi aku yakin itu pasti melvin,yaps tidak salah lagi langsung saja aku menerima panggilannya.Melvin:
"Morning dara"
Dara:
"Morning vin"
Melvin:
"Kamu hari ini ke coffe shop ngak dar?kalo kamu hari ini berangkat kesana biar aku anterin"
Dara:
"Aku hari ini rencananya emang mau kesana,tapi kamu gausah nganterin aku kesana deh.Tapi nanti kamu jemput aku di coffe shop we need to talk vin.
Melvin:
"bicarain tentang apa dar"
Dara:
"ntar aja aku jelasinnya,yaudah aku mau siap-siap dulu ya,nanti aku kabarin,see you vin!"
Melvin:
"OK,see you dar"Melvin POV
'kira-kira apa ya yang dara mau omongin sama gue?'tanyaku dalam hati,saat aku tengah memerhatikan lembaran dokumen keuangan perusahaan ini tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu ruang kerjaku.
Tok...tok
"masuk"kataku mengizinkan masuk.Aku sangat terkejut karena tiba-tiba saja suara yang tidak lama aku dengar kembali mencul di telingaku.
"melviiiiiinnnn!"teriak seorang perempuan.
"Hanie!?!?"kataku terkejut,aku sudah sangat muak melihat mukanya.Karena dulu hanie lebih memilih cowo selingkuhannya dibanding aku.
"kenapa kamu kaget ya vin?"katanya sambil berjalan menuju meja kerjaku
"Ngapain kamu kesini,masih berani kamu dateng kesini"kataku membentaknya
"aduhhh vin aku kesini ya buat kamu lah,aku nyesel vin lebih milih cowo itu daripada kamu,ternyata pas aku sama dia pergi ke australia bareng dia malah jalan sama cewe lain vin...aku nyesel,maafin aku ya.Kamu mau kan kita kaya dulu lagi"katanya sedikit manja
"sorry han,mungkin kalo masalah maaf gue masih bisa buat maafin lo,tapi kalo kita balikan kaya dulu udah gabisa soalnya mom udah ngejodohin sama cewe yang jelas-jelas lebih baik daripada lo"kataku sedikit menyindir
"what!?,tapi lo belom jatuh cinta kan sama cewe itu"katanya
"sayangnya udah"jawabku cuek,sambil mermerhatikan beberapa lembar dokumen lagi
"siapa sih cewe itu?"jawabnya sinis
"gausah ikut campur,mending sekarang lo pergi sebelum gue nyuruh jo buat narik lo keluar dari gedung ini"kataku geram
"gue tetep gamau keluar dari ruang kerja lo,sebelum lo mau nerima gue jadi pacar lo lagi"katanya memaksa
"JO!!!"panggilku tegas,tidak lama jo masuk ke ruang kerja ku.
"ada apa tuan?"tanyanya sambil menyilangkan tangannya didepan dan menundukkan kepalanya
"cepet bawa keluar perempuan ini dari gedung ini"suruhku
"baik tuan"tidak lama jo menarik hanie keluar dari ruang kerjaku
Dara POV
Setelah rapi aku sudah siap untuk pergi ke coffe shop,langsung aku menuju ke garasi dan menyuruh pak bimo untuk mengantar ku,pak bimo langsung mengeluarkan mobil alpahrd putih dari garasi dan langsung menancapkan gas mobil itu menuju coffe shop.Sesampainya di coffe shop aku langsung menyapa seluruh pegawaiku dan sedikit menanyakan tentang coffe shop kepada asisten kepercayaanku,Sean.
"Sean bagaimana keuangan di coffe shop selama satu bulan terakhir?"tanyaku,sambil menatap tab yang diberikan sean mengenai diagram batang masalah keuangan.
"semuanya baik nona,bahkan cafe kita setiap hari semakin banyak pengunjung."katanya menjelaskan.
"bagus,terus lanjutkan pekerjaanmu...dan aku minta maaf aku jarang hadir disini,dan sekarang aku juga mau pergi sean...aku minta kepadamu untuk menghandle coffe shop ini"kataku.
"baik nona"jawabnya sambil pergi meninggalkanku menuju ruang kerjanya.
Akupun langsung duduk di salah satu kursi yang terdapat di depan coffee shop ku.Langsung saja ku mencari kontak melvin untuk menelfonnya.
Dara:
"halo vin,jemput aku ya...aku udah nungguin kamu nih di depan coffee shop"
Melvin:
"oke aku kesana ya"
Dara:
"oke hati-hati dijalan ya vin"
Melvin:
"okee"***
Bersambung dulu ya,hmmm gimana ceritanya gengs...garing ya heuheu,masalahnya makin complicated aja ya,author aja sampe bingung gimana nyelesainnya hahaha.Don't forget to Voment 😘
Ps1:si melvin punya penjaga/bodyguard ya guys...namanya Jonathan Adiptra,jo udah dianggap sebagai teman oleh melvin,selalu ada disaat melvin sedang membutuhkannya.
Ps2:Dara juga punya asisten kepercayaan ya,namanya Sean abigail...sean adalah tempat curhat dara yang ke-2 setelah kak rya,Jika kak rya sedang sibuk pasti dara langsung pergi ke coffe shop / ke rumah sean langsung,untuk menyurahkan isi hatinya dan yang pasti dara akan minta pendapat / solusi.

KAMU SEDANG MEMBACA
You're Mine!
Teen Fictionseorang perempuan yang bernama Adara Fradella Nasution,yang biasa dipanggil dara.Adara Fradella Nasution memiliki arti yang sangat indah yaitu Cantik,Pembawa Kedamaian,Dan selalu bersemangat. Hingga suatu saat dia dijodohkan oleh kedua orang tuanya...