~You and Me~

6 1 0
                                    

'Author POV'

Saat ini Hayeon berada dalam taksi. Ia terus menangis di jok belakang sambil sesekali meremas gaunnya. Ahjusshi yang mengendarai taksi itu hanya bisa terdiam dan tak bisa melakukan sesuatu.

"Ahjusshi,tolong berhenti didepan sana..."Kata Hayeon dengan suara yang parau.

"Ah... Ne..."Kata Ahjusshi itu. Lalu ia membelokkan mobilnya.

Hayeon turun dari mobil sambil menenteng tas dan sepatunya. Ia tak menghiraukan kakinya yang terluka. Mungkin karena ia tadi berlari tanpa alas. Ia melempar tas dan sepatunya,lalu duduk di kursi taman yang menghadap langsung ke sungai Han. Ia menangis sejadi-jadinya di sana dan sesekali ia meremas gaunnya.

Malam ini terlihat sangat sepi,bahkan hanya Hayeon yang berada di sana. Karena sudah memasuki musim dingin,malam ini semakin dingin dan Hayeon mulai merasakannya. Sesekali Hayeon menggosokkan kedua tangannya untuk menghangatkan diri. Namun nihil,karena cuaca benar-benar dingin malam ini. Tak lama,terlihat seorang namja berlari dan berhenti saat menemui Hayeon yang duduk di sana. Dengan nafas terengah-engah ia menghampiri Hayeon, membuka jasnya,memakaikannya pada Hayeon.

Hayeon berhenti sejenak dan mendongak melihat siapa yang berada dihadapannya. Namja itu berlutut dihadapan Hayeon,menghapus air matanya,dan berdiri lagi. Hayeon ikut berdiri dari duduknya,namja itu langsung memeluk Hayeon. Tak sadar,Hayeon mulai menangis di pelukan namja itu.

'Yoongi POV'

Malam ini aku tak bisa memalingkan pandanganku dari Hayeon. Malam ini ia sangat cantik. Sampai hal bodoh aku lakukan. Mengikutinya kemanapun ia pergi. Sampai berakhirlah dimana aku bersembunyi di balik pohon saat mengikuti Hayeon yang sedang bersama Jaebum. Terlihat Hayeon menangis dan meninggalkan Jaebum yang juga terjatuh berlutut sambil menangis. Aku memutuskan untuk mengikuti Hayeon yang pergi memakai taksi. Aku cepat-cepat mengambil mobil dan mengikuti taksi Hayeon. Aku terus mengikutinya dan berakhirlah di Taman dekat sungai Han. Aku berlari mencarinya dan akhirnya ketemu. Aku menghampirinya dan memakaikannya Jasku. Dengan refleks.... Aku memeluknya.

'Author POV'

"Hayeon... Ada apa,hmm? Cerita sini sama gua..." Kata Yoongi sambil menenangkan Hayeon yang menangis.

"Oppa... Hiks... Kenapa Jaebum bohong sama gua? Kenapa dia nutupin penyakit dia yang semakin parah? Kenapa dia harus bohong sih? Hiks.... Wae Oppa... Hiks..." Kata Hayeon sambil menangis di pelukan Yoongi.

"Hayeon... Dengerin gua..." Kata Yoongi sambil melepas pelukannya. Ia menatap Hayeon dengan lembut.

"Seseorang berbohong ataupun menutupi sesuatu itu ada maksudnya... Mungkin dia nutupin semua itu karena gamau bikin lu khawatir,gamau lu jadi cemasin dia,atau apapun. Walaupun akhirnya mungkin kecewa banget... Tapi itu dilakuin buat kebaikan lu juga Yeon..."Kata Yoongi lembut,lalu menghapus air mata Hayeon.

"Tapi Oppa... Setidaknya kalau gua tau dari awal,gua bisa bahagiain dia dulu,gak perlu gua marah dan kecewa sama masa lalu.... Jinjja naega pabo...Hiks..." Kata Hayeon kembali menangis di dada Yoongi. Karena sudah larut malam. Dan tidak mungkin juga mengantarkan Hayeon ke rumahnya. Akhirnya Yoongi memutuskan untuk membawa Hayeon menginap semalam di hotel. Tenang saja... Dua kamar...

"Hayeon~aa... Gua mau nganter lu pulang,cuma gamungkin karena bisa ngabisin 2 jam perjalanan. Gimana kalau lu semalem di hotel? Gua yang bilang ke Hansol Hyung atau ke Eomma Hyolyn..." Usul Yoongi pada Hayeon.

Hayeon mengangguk lemas dan Yoongi membantu membawakan tas dan sepatu Hayeon. Mereka pun berjalan ke mobil. Sesampainya di mobil. Yoongi mengecek hotel sekitar sini,tetapi semua sudah penuh.

-Love~Friend~Hate-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang