Hanya karena terbata bata
Tak mampu menjelaskan secara nyata
Hanya mampu merasa
Tak punya rangkaian kata tepat mengucap
Aku hanya sebatas badan bernyawa
Menyimpan serpihan ketakutan
Menghitam hangus
Tertimbun di sela terdalam hampa
Terlalu menikmati luka seperti hadiah
Sampai tubuh berbahasa sekitar tak merasa
Alam hanya bisa menambah jauh layangan
Hingga semua semakin di awang bawah sadar
Untuk pelaku yang sebenarnya tak tentu untuk siapa tertuju
Ku tak memaksamu mengerti aku
Memendam sudah ahliku
Tanpa kau peduli apa mauku
Jangan terlalu jauh hilang
Kutak punya banyak perban
Kutak sanggup dikuasai bayangan
Kuberteriak marah dalam tangisan
Rangkul aku Tuan!!
Hampir habis dayaku bertahan
Kuterlalu jatuh sampai ke dasar
Tak pandai menyelam keluar dari kesedihan
Tersisa satu sorot lampu
Itu aku yang telungkup kaku
Tega hanya menyaksikan
Sisa waktu disiksa derita pendaman
Tak lagi hidup jiwa
Mati rasa
Kau perbuat
Ini akhirnya
Tinggal kisah
Kehilangan kehidupan
Rampasan tuan bintang
Membiarkan malam mati pekat
Kehilangan cahaya
se
la
ma
nya
KAMU SEDANG MEMBACA
Diary Hati
PoetryKumpulan puisi yang memiliki makna di setiap katanya. Ada juga cerita yang direkam menjadi memori yang siap untuk dituangkan. Puisi adalah ekspresi hati yang bisu untuk dunia yang semakin abu.
