Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Bagian 1

584 78 8
                                        

Lalisa mengabaikan keringat yang sudah bercucuran di wajah nya, tubuhnya masih bergerak mengikuti irama lagu yang ia putar di ruangan dance rumahnya.

Ruangan dance yang bervariasi warna merah pekat yang memang melambangkat tegas dan atraktif yang akan meningkatkan semangat untuk berdance di ruangan dengan warna yang agak gelap ini.

Setelah beberapa menit ia pun akhirnya berhenti menggerakkan tubuhnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah beberapa menit ia pun akhirnya berhenti menggerakkan tubuhnya.
Lalisa duduk dilantai dan berhadapan dengan cermin besar yang berada di depannya sesekali ia meminum air dan memainkan ponsel nya.

"LALISAAA" Teriak seseorang yang membuat Lisa tersendak ketika sedang meminum air dalam botolnya.

Lisa menatap tajam ke arah seseorang yang berteriak tadi.

"Kalem woy kalem" cengiran orang itu

"Bisa gak sih, kalo dateng itu gak usah ngagetin" sinis lalisa kepada sahabatnya yang berteriak tadi.

"Hehehe, cuman tersedak air kan? Untung botolnya gak ketelen" cekikikan Rose

Dia Rose sahabat dari lalisa yang memang hobi nya berteriak.

"Anjirt lo ros" ucap lalisa memukul kepala Rose dengan botol minum yang ia pegang saat ini.

Yang di pukul hanya meringis memegangi kepalanya.

"Jisoo sama jennie mana?? " tanya Lisa sambil menengok ke arah pintu ruangan dance nya

"Lagi di jalan katanya" santai Rose sambil memainkan handphone nya

"Tumben gak berangkat bareng"

"Males"

"Hallo para penghuni ruangan ini, princess jisoo dataaanggg" heboh jisoo yang memang sedikit kalem sedikit absurd.

"Berisik jis, tadi ros yang teriak-teriak sekarang lo, entar siapa lagi?? Jennie?"

"Enak aja ke gua-gua, sorry ya gua mah gak heboh kek mereka berdua" ucap Jennie menunjuk kearah Rose dan Jisoo.

Yang di tunjuk hanya menunjukan cengiran miliknya.

"Lis kita jadi ikut lomba dance tahun depan gak??" tanya Jennie

"Belum ada informasi" jawab Lalisa

"Tapi gua denger-denger keputusan soal kita ikut apa engga ada di anggota basket sekolah kita" ucap Rose

"Lah kok ke anggota basket sih?" heran Jisoo

"Iya kan lo tau ka hanbin itu anak kepsek, nah dia sama sahabatnya yang bakal nilai kita dulu sebelum kita ikut lomba itu" Jelas Rose

"Harus banget si Hanbin sama sahabatnya  ya?" tanya Jisoo

"Entah" jawab Rose mengangkat bahunya

"Emang kenapa sama Hanbin?" bingung Lalisa

"Tatapan nya anjirrr takut gue" merinding Jennie

"Itu juga termasuk, tapi gua itu males sama bobby ngegangguin gua mulu." cemberut Jisoo

"halah paling lo seneng" ucap Rose

"Lebay ah lo jen, tatapan doang aelah tinggal tatap tajem balik aja sih" ucap Lisa

"Ah lo mah gak tau sih lisa, makannya jangan mendem aja di kelas kali kali keluar kalo istirahat biar lo tau Hanbin itu gimana" ucap Jennie panjang lebar

"Nah gua aja sama jennie yang tetanggaan sama kelasnya takut sama tatapan tajam nya itu, " ucap Jisoo

"Emang Hanbin kelas berapa?" santai Lalisa

"Ya tuhann lisa lo bener-bener gak tau?? Jadi selama ini kalo gua nyeritain dia sama temen-temennya lo gak pernah dengerin gue!?" Tanya Rose

"Hehehe kaga rose" gelengan Lisa

"Hanbin, bobby , jinan , sama yunhyeong kelas 11 ips 1, sedangkan June, chanu sama donghyuk kelas 10 ips 2 tetanggaan sama kelas lo dan rose." ucap Jisoo

"Hanbin kakak kelas kita?" tanya Lisa

"Engga ya, dia kakak kelas lo sama Rose, gue sama Jennie sih seumuran, dan lo berdua juga harus manggil gua pake kata kakak, okayy?" sergah Jisoo

"Dih ogahh" jawab Lisa dan Rose kompak

"Adek kelas laknat emang lo berdua mah" ucap Jennie

💟💟💕👀💕💟💟

Hanbin masih terus mendrible bola basket dan memasukannya kedalam ring. Kebiasaan nya ketika berlibur selalu memain basket di lapangan basket miliknya yang memang di buatkan khusus untuknya.

 Kebiasaan nya ketika berlibur selalu memain basket di lapangan basket miliknya yang memang di buatkan khusus untuknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Beberapa menit kemudian, sahabat-sahabatnya datang.

"Tumben lama" tanya Hanbin sambil meminum air.

"Tuh nunggu si jinan dandan dulu" ucap Bobby dan melempar bola basket ke dalam ring.

"Eh anjirt enak aja lo" jawab Jinan melempar snack yang saat ini dia makan.

"Bin kita jadi nih nilai anak dance yang bakal ikut lomba dance mewakili sekolah?" tanya Bobby

"Jadi kayaknya" jawab Hanbin

"Uhuyy gua bisa liat ayang bep jisoo ngedance dong" pekik Bobby

"Somvlak lo" ucap Yunhyeong  menjitak kepala Bobby

"Ga gausah ngebahas kaya gitu deh, masih polos gue" ucap June, Chanwoo  dan Donghyuk kompak

"Halah polos dari mana lo pada?" kesal jinan

"Kalian itu sebagai kakak kelas ngajarin yang baik dong ke adik kelasnya ini" ucap June yang di setujui oleh DDonghyuk dan Chanwoo

"Beda setahun doang geh, lagian ya yang seharusnya jadi adek kelas itu si Jinan" ucap Bobby

"Sumpah ya lo bob, gua diem aja padahal dari tadi tapi gua terus aja yang kena" malas Jinan

"Suruh siapa pendek" ucap Bobby

"Yang penting gigi gua bagus ya" jawab Jinan

"Udah aelah, lo juga bob demennya nyari masalah mulu sih" ketus Hanbin

"Mampus" ledek Jinan kepada Bobby

💟💟💕👀💕💟💟
Author comeback 😘 kaya lagu nya IKON yang kemaren 😂
Semoga sukakk ya😘
Votment jangan lupa❤

Rubber Band ; HanliceCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang