Hellloo 👐
Kembali lagi nih sama author😄
~~~
Minggu yang cerah dan matahari yang sangat bersinar membuat seorang gadis terbangun dari tempat tidurnya dan segera merapikan kasurnya dengan keadaan yang masih lemah untuk bergerak .
Gadis itu melihat arlojinya yang menunjukan pukul 08.00 WIB
"untung saja hari ini libur"ujarnya.
Akan tetapi dia heran kenapa ibunya tidak membangunkannya yang biasanya setiap hari Aluna meminta ibunya untuk di bangunkan .Tiba-tiba terdengar suara wanita paruh baya yang tak lain adalah ibu nya dari lantai bawah yang memanggilnya
"Aluna"tegur ibunya
Aluna pun segera ke lantai bawah dan ia melihat ibunya sedang sibuk mengemas pakaian pakaian mereka.Aluna pun bingung mengapa ibunya itu mengemas pakaian dan ternyata aluna dan keluarganya ingin pindah rumah karena ayahnya ditugaskan ke luar kota sehingga mau tidak mau aluna harus mengikuti ayahnya.
Aluna kaget dan dengan tidak sadar air matanya jatuh membasahi pipinya karena harus meninggalkan rumahnya yang dari usia enam tahun dia tempati pasti banyak kenangan yang ada didalam rumah itu.
~~~
Setelah siap dan semuanya sudah dikemas .Aluna dan keluarganya meninggalkan rumah mereka dan menuju rumah baru . Rasanya Aluna masih ingin tinggal di rumah itu .Dengan rasa sedih dia melangkahkan kaki menuju mobil. Di dalam mobil ,Aluna duduk sendirian di kursi tengah dia tidak menyangka kalau hari ini adalah hari terakhir tinggal dirumah lamanya . Di sepanjang perjalanan, ibunya mengajak aluna berbicara tetapi aluna hanya menjawab seperlunya saja dan tidak menghiraukan perkataan ibu dan ayahnya sampai tak terasa mobil sudah berhenti karena mereka sudah tiba di rumah baru . Aluna memandang rumah tersebut yang sangat berbeda dengan rumah lamanya yang membedakannya adalah kesunyian dan kesepian di rumah sekarang belum lagi rumah tersebut tampak angker bagi seorang anak indi go seperti Aluna sehingga membuat aluna takut untuk menempati rumah tersebut ,ia masih mengingat kenangan nya di rumah dulu kalau disana ia mendapatkan banyak teman sedangkan sekarang tidak ada tetangga yang menyambut mereka datang.
"Kalau bukan karena ayah , aku pasti tidak akan pindah ke rumah ini."ucap Aluna.
"Nak,kamu kenapa?"tanya ibu .
"Bu, aku nggak mau tinggal disini karena rumah ini nggak nyaman bagi aku bu"
"Udah kamu harus nurut sama ayah kamu , toh lama kelamaan kamu pasti betah tinggal di rumah ini "
"Sekarang kamu ambil barang2 kamu di bagasi lalu kamu boleh pilih deh kamar yang mana akan kamu tempati"ajak ibu.
"Serius bu?" Tanya aluna.
"Iya , yang penting kamu nggak ngambek lagi"
Setelah masuk Aluna memilih kamar yang akan ditempati dan ia memilih di lantai dua karena menurut nya di lantai tersebut lebih bersih dan bagus dari kamar lainnya .
Sampai di part berikutnya ya jangan lupa vote and comment
KAMU SEDANG MEMBACA
My Indigo
TerrorSulit membayangkan, ketika ratusan makhluk berwujud tak ideal menampakkan diri. Mengganggu kenyamanan untuk beraktivitas seperti layaknya orang lain. Terlebih, ketika semua ini bukan ilusi belaka,wajah-wajah mengerikan dan menyeramkan benar-benar ha...
