#8/09/18 rank 1 in comedy romance🙏🙏🙏
(cerita sudah di posting lengkap ke dreame)
Bunga, gadis berusia 35 tahun yang tengah frustasi akibat jodoh yang tak kunjung datang membuatnya di cap sebagai perawan tua.
Namun, pada satu hari kedatangan mana...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Menurut kamu enaknya kita makan dimana ya, Bu?" tanya Aldi sambil menyalakan mesin mobilnya.
Bunga yang ditanya hanya diam karena pikirannya teralihkan pada pada panggilan "Bu" berasa suami istri aja! " Terserah Bapak aja, saya mah ngikut."
" Kamu masih suka makan ayam serundeng di SPG itu kan? Kita makan disana aja ya, udah lama juga saya engga kesajjkkna."
" Bapak tahu dari mana saya suka makan disitu?"
" Saya sering lihat kamu hampir tiap hari makan disitu sepulang sekolah."
" Ingatan bapak kuat banget ya padahal udah 17 tahun yang lalu."
" Saya memang punya daya ingat yang kuat." ujar Aldi sambil tersenyum.
' Terus lo inget kagak apa yang udah lo lakuin sama gue? Perasaan gue belum pernah dengar kata maaf langsung dari mulut lo!! ' teriak Bunga dalam hati. " Oh bagus dong daya ingatnya kuat Pak."
" Kemarin Hana nanyain kamu, dia ngajakin kamu buat gabung makan malam besok lusa di rumah saya, kamu ada acara?"
" Sa-saya engga bisa, orangtua saya engga kasih izin saya pergi malam-malam." tolak Bunga cepat.
Aldi tergelak. " Seriously? Kamu kan sudah bukan anak kecil Bu."
" Buat orangtua saya, saya masih dianggap anak kecil."
Aldi menghela napas. " Oke no dinner , kalau lunch gimana? Hari minggu?"
Bunga berusaha tidak menggeram kesal. " Hari minggu acara saya full Pak."
" Acara apa?"
Bunga terdiam dan berpikir cepat untuk mencari alasan, pasalnya hari minggu adalah waktunya bermalas-malasan dengan menonton drama korea atau kartun. " Undangan?" jawab Bunga yang lebih mirip dengan nada bertanya.
Aldi tertawa mendengar jawaban Bunga. " Oke, hari minggu saya jemput kamu buat lunch bareng ya."
Bunga mendesis. " Saya kan udah bilang kalau saya sibuk ke undangan Pak, apalagi awal bulan kayak gini musim kawin."
" Ini cuma perasaan saya atau memang fakta, kok saya ngerasa kamu kayak engga suka sama saya. Saya juga sering ngeliat kamu menghindari saya. Saya punya salah sama kamu, Bu? "
' Bukan perasaan lagi tapi gue engga mau ketemu lo malah?! ' teriak Bunga dalam hati, namun ia menampakkan senyum terpaksa pada Aldi, bagaimanapun juga manusia berbatang disebelahnya ini adalah atasannya, bisa gawat jika Bunga dipecat. Mana sudah menjadi perawan tua, pengangguran pula, apa kata tetangga? " Engga kok Pak, itu perasaan Bapak aja. Buktinya sekarang saya mau makan siang sama Bapak."
Aldi mengangguk dan bergumam. " Yaa mungkin perasaan saya saja ya."
...
" Gimana tadi lunch sama Pak Bos? Makan di restoran mana?" tanya Ayu begitu Bunga duduk di kubiknya.