Chapter 3

17 0 0
                                    


***

"Selamat datang di Lirwish Mitaya Zayu!" Ujar Leo dengan senyuman diwajahnya.

"Terima Kasih" Balas Mitaya dengan senyuman tipis terhias diwajah cantiknya.

Sesaat Leo terpana dengan kecantikan Mitaya tapi dengan cepat Leo mengatur Ekspresi wajahnya "Oh iya... Mitaya kita belum berkenalan secara resmi'kan? Sebelumnya saya hanya membaca datamu yang diberikan si kakek tua. Jadi sekarang kita berkenalan secara resmi?"

"Ya. Namaku Mitaya Zayu, 15tahun." Ujar Mitaya sambil mengulurkan tangannya.

"Namaku Leo, umur 20tahun." Leo menerima uluran Mitaya.

Mitaya kembali melihat pemandangan didepannya dengan takjub, melihat berbagai macam bunga berwarna-warni yang begitu Indah ditempat yang begitu luas ini. "Boleh saya bertanya?" Ujar Mitaya tanpa mengalihkan pandangannya dari hamparan bunga yang begitu Indah dihadapannya ini.

"Tanya apa?"

"Lirwish itu dimana? Kenapa sebelumnya saya tidak pernah mendengarnya ataupun melihat didenah ataupun dipeta?"

"Lirwish Itu dulu ada didenah dan juga dipeta tapi karena Lirwish itu punya kekuatan sihir, takut orang biasa masuk ke Lirwish dan membocorkan informasi, sehingga ketua Lirwish menhapus dari denah, peta, dan juga sejarah." Jelas Leo.

Mitaya mengangguk mengerti dan kembali mengamati sekeliling ditemani Leo yang melihat Mitaya dari samping, terpana dengan kecantikannya.

"Leo!" Terdengar suara gadis memanggil nama Leo, membuat pemilik nama itu menoleh kearah suara itu berasal dan karena penasaran Mitaya ikut menoleh kearah asal suara itu yang ternyata seorang gadis berambut pirang panjang, mata berwarna biru terang dan memakai dress putih selutut berlari kearah Leo dan memeluknya.

Leo terlihat terkejut dengan kedatangannya "Vio? Apa yang kamu lakukan disini?"

"Menjemputmu!" Jawab Vio dengan senyuman terhias diwajahnya.

Vio melihat seorang gadis berada dibelakang Leo dan segera sadar bahwa bukan hanya Leo dan dirinya yang berada disana. "Oh iya! Jadi dia yang gadis kamu jemput itu? Cantiknya..." Ujar Vio langsung memeluk Mitaya.

"Hey... Hey..! Vio kamu membuatnya terkejut!"

"Eh? Maaf-maaf..." Vio memberikan senyuman kecil kepada Mitaya.

"Mitaya, biarku kenalkan. Dia Viona, adik keduaku dia seumuran denganmu dan Vio ini Mitaya, orang yang kujemput itu, dia seumuran denganmu."

"Senang berkenalan denganmu Mitaya!"

"Senang berkenalan denganmu juga Viona"

••••

Up! Yuk Vote dan Comment Kritsar biar saya bersemangat buat update.

~~~

My Adventure! Started-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang