Melihat Mata Beningnya

27 2 0
                                    

🎇🎇🎇🎇🎇🎇


Ruangan itu begitu soft dan familiar terdengar pelan suara suami dan para suster membangunkan.

"Bunda sudah bangun? Maafkan ayah yah tak bisa menemanimu lagi saat di ruangan tadi, padahal dada ayah sudah ayah siapkan lagi lho".

Antara sadar dan tidak, ku ikut tersenyum dan dapat melihat senyumnya.  Memori 7 tahun yg lalu saat melahirkan sisulung, dada dan perutnya penuh cubitan saat menemaniku merasakan pembukaan demi pembukaan ..ah ayah... 😍😍

"Sekarang kita sudah di kamar, proses segalanya sampai bunda sadar 1,5 jam. Babynya cantik kaya bundanya, tuh babynya dibawa kesini.."

MasyaAllah Allahuakbar alhamdulillah.
Serasa bermimpi baby mungil itu sudah ada di hadapanku, wajahnya, tangannya,  kakinya, matanya senyum...
Allahu rasa sakit yang dirasa, rasanya sejenak lupa dan tak berarti  melihat indahnya ciptaan Mu, i love you my baby.....

3 hari, waktu perawatan selama dirumah sakit itu SubhanAllah cepat. Dokter Najla yang sangat lembut dan sigap, para suster yang cekatan dan tanggap. Dan diluar perkiraan kaka zahra dan teteh ziya bisa ikut menemani dan menginap di ruangan perawatan. Sahabat dan teman datang silih berganti menawarkan bantuan penuh cinta.

MasyaAllah, walau tetap rindu keluarga besar diindonesia, disini pun serasa punya keluarga besar. Doa, senyuman, pelukan dan rengkuhan serasa membuat diri semakin tegar dan terus semakin yakin janji Allah ----- Allah pasti menolong dan memudahkan segalanya-----

Pagi ke empat diperbolehkan pulang, bertemankan 'ammah terbaik teh ayani umu nabil. Salah seorang teman yang di kenal sejak datang ke Qatar, dan sudah dianggap saudara sendiri. Teh ayani Sengaja datang  untuk membantu dan menemani menggendong baby 'aina saat pulang ke istana kami.

Saat datang ke flat , pak maxmuri sekeluarga sudah menunggu dan menyambut kami. ah Semoga suatu hari nanti bisa membalas kebaikan mereka.

🎇🎇🎇🎇🎇

"ea...ea...ea", suara bayi itu begitu dekat didengar. Masih dalam setengah sadar, mataku mulai terbuka. Namun saat bergerak ada yang terasa sakit sekali, baru sadar itu suara baby mungilku 'aina. aku baru ingat beberapa hari kemarin melakukan operasi caesar.

Suara tangis bayi itu makin menjadi, melihat sekeliling ku berada di ruangan keluarga, duduk di sofa. Ku tertidur setelah menyusui dan minum obat pereda sakit dengan posisi duduk  menyender karena masih belom kuat jika harus  terlentang.

Tepat di depanku memang sengaja disimpan box bayi untuk memudahkanku, namun ternyata suami dan anak-anak juga ada disana yang tertidur sangat lelap. Disekelilingnya ada beberapa tumpukan baju bayi yang baru selesai dilipat, dan beberapa piring kertas yang berisi bekas makanan.
Rupanya setelah suami pulang dari kantor sekalian membawa makanan dan setelah itu melipat baju. 

Kelelahan wajah imam ku itu tak bisa disembunyikan, aku jadi tak tega kalau harus membangunkannya. Namun selain sakit bekas jahitan, perut pun perih--- lapar. Tiba-tiba hati sedih tak terperikan, merasa bingung dan sendiri dan untuk bangun pun sungguh gak kuat, akhirnya tangisku ikut pecah beriringan dengan tangis 'Aina yang memecah keheningan malam itu.

apa ini? waktu itu belom faham, dan dikemudian hari baru tahu ini salah satu dari ciri baby blues.

"kenapa cinta?" ternyata suami terbangun juga. kaget, dengan mata merahnya mendekati.

Sambil berderaian ku menunjuk ke arah box bayi. suami menggendong 'aina dan bermaksud memberikan nya padaku. Tapi ku tak menerimanya dan  memintanya duduk disebelah ku, tangisku makin pecah.

Suami mengikuti, walau terlihat sangat khawatir karena tangis 'aina masih terdengar, walau tidak sekeras tadi.
Sesudah agak tenang, dengan terbata-bata akhirnya ku bicara,

"ayah, baby nangis, tapi bunda sakit untuk bergerak dan perut laper. tapi bunda juga kasian liat ayah. bunda bingung juga sedih".

Suami tersenyum lembut, dan hanya berkata,

"ya Allah cinta, bangunkan saja. ayah akan ambilkan makanan dulu yah, tapi boleh kasih ASI dulu babynya."

Pagi harinya setelah agak nyantai, suami ngajak bicara.

"bunda masih sedih? masih merasa sendiri?"

"Alhamdulilah udah lebih baik, ayah kalau nanti bunda begitu lagi, tetap disisi bunda yah, jangan marah, jangan pergi, jangan menyalahkan, tetaplah di sampingku."

"inshaaAllah, kita sudah bertekad untuk menghadapi bersama segalanya. Ayah akan selalu ada untuk bunda", suami menjawab dengan tersenyum.

dan kejadian seperti itu terjadi hampir 3 hari berturut-turut, ini masa-masa perjuangan untuk semua. Alhamdulillah karena dihadapi tidak sendirian, tidak ada saling menyalahkan dan bisa dicurahkan saat kondisi apapun, baby blues itu segera bisa di atasi.

Rasanya takkan pernah lelah ku bersyukur atas segalanya. Alhamdulillah disaat seperti itu ada suami SIAGA yang mendukung lahir bathin, terima kasih tak terhingga untukmu suamiku, semoga Allah senantiasa menjagamu dan memberikan keikhlasan dan keistiqomahan. Dan untuk anak-anak yang tidak rewel dan saling membahu membantu walau sekemampu mereka, saling menjaga. Allahu Akbar.

🎇🎇🎇🎇🎇

Di hari ketujuh, sesuai dengan sabda Rasulullah Saw di selenggarakan aqiqah ----memotong 1 kambing karena ini baby perempuan, sedangkan jika baby laki-laki, 2 ekor kambing----
namun Aqiqah bukan disini akan tetapi di Indonesia, dengan pertimbangan segala manfaatnya akan lebih terasa dan mengobati kerinduan keluarga besar disana.

Sedangkan, disini rambut 'aina di cukur habis, setelah itu ditimbang dan beratnya dihargai dengan emas, lalu uangnya di sedekahkan. Pada hari itu pula kami memberikan nama yang menjadi harapan dan doa kami yakni nama yang kami ambil dari salah satu sahabiyah Nabi, khansa. Nama lengkapnya Khansa 'aina qanita bermakna wanita cantik nan tangguh bermata indah dan taat beribadah pada Allah.

My baby...semoga Allah senantiasa menjagamu,  menjaga dan menguatkan imanmu, menjaga setiap langkahmu, membaguskan akhlaqmu, memberikan keberkahan dalam setiap desahmu , kelak Allah berikan jodoh yg sholeh.
Semoga engkau tercatat menjadi salah satu hafidzah kesayangan Allah dan RasulNya,  dibanggakan dihadapan masyarakat langit dan bumi.

🎇🎇🎇🎇🎇

4 BidadariTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang