Benarkah kamu menyukaiku?
Bahwa aku menjadi alasan
Senyum pada bibirmu
Mekar dengan sempurna
Benarkah kamu jatuh hati padaku?
Bahwa setiap kata
Yang terucap olehku
Mengalun merdu ditelingamu
Benarkah kamu menggilaiku?
Bahwa hanya aku seorang
Yang kamu temui
Saat kamu menyelami pikiranmu
Benarkah kamu menginginkanku?
Bahwa kamu tak mampu
Membuatku kecewa
Barang sedikit
Bahwa kamu tak sampai hati
Membuatku menunggu sampai lelah
Untuk kamu menyatakan cinta
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA TANPA SUARA
PoesíaTulisan ini berisi bait bait manis, ungkapan cinta yang hanya bisa dititipkan lewat bisik berupa huruf. Untuk dia, yang tak pernah peka; dari yang tak berani bertatap muka.
