**********
Sahabat bukan tempat kamu mencari kenyamanan sesaat, saat kamu mendapat kesusahan.Fafa_rf
**********
Arya dan Keyla sedang dalam perjalanan pulangnya, hanya keheningan yang terjadi saat itu. Keyla hanya menatap pemandangan diluar, sedangkan Arya fokus dengan kemudinya.
"Key" ujar Arya memecah keheningan
"Iya Ar?"
"Kenapa diam aja dari tadi?"
"Nggak... maaf" Keyla menunduk
"Nggak apa-apa"
Arya kembali fokus dengan kemudinya, Keyla juga kembali melakukan aktivitas.
Mobil Arya berhenti tepat di depan rumah keyla. Rumah yang terlihat sederhana, tapi indah.
"Makasih Ar" ujar keyla sambil membuka pintu mobil Arya dan keluar
"Key...", panggil Arya lembut
"Hm?" Keyla berhenti dan berbalik ke arah Arya.
"Hati-hati"
"Harusnya aku yang bilang hati-hati ke kamu" balas Keyla tersenyum.
Degh degh degh waah, hati Arya berdegup kencang wajahnya mulai memerah dan tampak malu.
Perasaan aneh menurut Arya, mungkin hanya sementara. Semoga saja.
Keyla sudah turun dari mobil Arya, dan menghilang dari pandangan Arya. Arya belum pergi meninggalkan halaman rumah Keyla.
Drrrrrrt ... getar dari handphone Arya.
Ternyata telepon dari Keyla.
*keyla : Ar kenapa belum pulang?
*arya : ini baru mau pulang
*keyla : ia, hati-hati
*arya : makasih, aku pulang bye
*keyla : bye
Arya langsung memutuskan sambungan telepon dari Keyla, dan kemudian pulang ke rumahnya.
+tbc+Hai, Kayaknya Arya mulai merasakan sesuatu di hatinya
Pasti sudah tau kan, he'em Arya mulai menyukai Keyla.Apakah Arya akan memiliki Keyla?
Jawabannya : nanti kalian akan tau.
Minta kritik dan saran tentang part ini yaa. Maaf part ini pendek soalnya aku lagi nggak enak badan.Thanks.
10 Juni 2018
12.22 p.m
"YOU"Salam Fafa_rf

KAMU SEDANG MEMBACA
YOU (on Going)
Teen FictionIni ceritaku, dimana aku menemukan dia. Dia yang misterius, dia yang datang tapi samar bayangnya. Dan juga dia yang selalu membuatku bahagia berada di sisinya. Dia yang ku kenal dengan nama CINTA, telah tinggal dalam, lubuk hatiku. Yang selalu mem...