Sentuhan Tangan?

56 8 0
                                        


لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ

“Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.” (HR. Thobroni dalam Mu’jam Al Kabir 20: 211.

Author Pov.

Siapapun bahkan duniapun pasti mengenal seorang Juvan Xalvador. Pria dengan julukan "Ladykiller" itu berperawakan tinggi, tubuh tegap, berwajah seksi, memiliki tato di bagian tangan dan punggung, dan mempunyai kekayaan yang berlimpah. Usianya 27 tahun tapi pamornya dalam menaklukan para wanita patut diacungi jempol. Sebagai satu satunya ahli waris keluarga Xalvador membuat dirinya semakin di gilai oleh para wanita. Tapi tidak untuk wanita satu ini.

Seorang wanita cantik. Wajahnya bulat di padukan dengan mata indah berwarna hitam dan alis yg agak tebal serta hidung yang tampak mancung sempurna. Wanita itu juga menggunakan sebuah penutup kepala dari kepala sampai dada yang disebut dengan HIJAB bernama Hasya Zayanti.

Bagi Juvan, Hasya sangat cantik. Juvan sangat memujinya. Tapi tidak bagi Hasya. Bagi Hasya, Juvan adalah sebuah cobaan batin dan seperti malapetaka baginya.

Wanita itu berjalan ke arah sebuah gedung perusahaan. Senyumnya terus mengembang membuat setiap orang yang melihatnya ikut tersenyum. Dia mengeratkan sebuah map berisi berkas berkas untuk melamar bekerja di perusahaan ini. Perusahaan dengan nama INDITEX JX Corp. ini memerlukan karyawan bagian design sekaligus sekretaris. Suatu kebetulan bagi wanita itu.

Rasa bahagia membuncah di dalam dadanya karena penantian untuk bekerja di sini terwujudkan. Bahkan kebahagiaan sewaktu orangtuanya datang menengoknya sampai terkalahkan.

Karena asyik dengan pemikirannya, tak sengaja dia menabrak seorang pria.

Brak!!

"M-maaf sir, saya tidak sengaja." ucap wanita itu tak lain adalah Hasya.

Pria bertato itu hanya diam memperhatikan pakaian yang dikenakan oleh Hasya. Disaat pria itu membuka kacamatanya, Hasya menundukkan kepalanya. Karena pria itu hanya diam membuat Hasya berniat untuk segera pergi. Namun ternyata pria itu mencekal lengannya dan membuat Hasya sedikit terkejut. Spontan Hasya melepas cekalan itu dan melihat siapa yang menyentuhnya.

"Sekali lagi maaf sir. Anda tidak boleh menyentuh saya karena dalam ajaran agama saya, seorang laki laki tidak boleh menyentuh wanita jika tidak ada ikatan." ucap Hasya dengan mengatupkan kedua tangannya di depan dadanya. Setelah itu Hasya meninggalkan pria itu dan masuk ke dalam perusahaan itu.

Hasya menaiki sebuah lift dan berjalan mendekati meja resepsionis itu. Seorang wanita cantik dengan pakaian yang rapi serta senyumnya manis. Tampak perutnya membuncit menandakan bahwa dia sedang hamil kira kira 5 bulan.

"Ada yang bisa saya bantu Nona?" tanya resepsionis itu dengan nametag bernama Bella.

"Saya ingin melamar pekerjaan."

"Apakah anda sudah membuat perjanjian?"

"Tidak ada."

Resepsionis itu mengangguk dan menelpon seseorang yang diketahui adalah pemilik perusahaan ini.

"Halo Tuan, ada seorang wanita yang ingin melamar pekerjaan."

"......."

"Baik Tuan." lalu menutup telpon. Tak lama kemudian dia berkata," Mari saya antarkan anda keruangannya." dan Hasya mengangguk.

Hijrah Seorang LadykillerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang