kepada Tuan Waktu,
jika esok matahari terbit lagi
bisakah aku meminta padamu?
berilah penyangga diantara ufuk
agar matahari merintih kelelahan
karena tak kunjung sampai di singgasana
biarlah aku menikmati hari tanpa pelita
tapi aku akan tetap berada disini
kepada Nona Jarak,
seandainya kau tiada berarti
maka nostalgia bukan kawan
dan waktu bukan lawan
aku akan jadi gadis terbahagia
yang dianugerahi Dewi Fortuna
diberi poci hangat,
berisi kebahagiaan
KAMU SEDANG MEMBACA
before the a.m ends
Poetryhey, it's almost 12 a.m 🕚 © 2018, originally written by razeunoia
