pagi ini kutemukan pemandangan cantik, secangkir teh dan kamu.
kutatap dengan lembut matamu yang tajam, bertanya-tanya ada apa gerangan.
aku menyentuh cangkir teh yang ternyata tak lagi hangat dan kutemukan bahwa kamu tak meneguknya sedikitpun.
sekali lagi aku bertanya, ada apa gerangan?
sayang, bahkan bentakanmu terdengar seperti nyanyian dewa.
dan bahkan, ketika kamu membalikkan badanmu, gerakanmu seperti pangeran.
dan ketika kamu meninggalkanku, aku tetap menganggapmu malaikat.
diujung waktu aku menyadari, aku terlalu menikmati pemandangan akan kamu,
hingga lupa bahwa yang hangat pada akhirnya akan menjadi dingin.
KAMU SEDANG MEMBACA
before the a.m ends
Puisihey, it's almost 12 a.m 🕚 © 2018, originally written by razeunoia
