aku mungkin tidak setenang laut,
ataupun setangguh baja.
tapi...
aku bisa semarah gelombang laut
ketika badai dan petir menyambar
aku,
si Gadis Batu,
yang kuat, tapi rapuh..
yang semerta akan binasa
karena kian terkikis,
oleh air mata deras tak terbatas
aku,
si Gadis Kaku
yang bisu, dan mudah terpuruk
yang selalu diam,
karena berkawan dengan sepi
yang bersenandung dalam hati,
karena takut dengan suara
aku,
si Gadis Bisu,
berdiri kaku di ruang hampa
Menunggu secercah udara,
tuk terbang dari menara kesepian.
KAMU SEDANG MEMBACA
before the a.m ends
Puisihey, it's almost 12 a.m 🕚 © 2018, originally written by razeunoia
