Pemuda sun-sun itu memasuki studio milik leader bangtan atau banyak lebih mengenal dengan nama RM sekarang.
"Kau memanggil ku joon? Ada masalah apa?"
"hoseokie-ah, bisa aku minta bantuan ini soal jungkook ...."
(*)
Jimin menguling-gulingkan tubuhnya ke sana kemari, sembari mengelengkan kepala. dia menutup matanya sambil menghembuskan nafasnya perlahan melupakan kejadian berapa menit barusan. Tapi tidak bisa.
"Aku yakin sekali itu nama jungkook. Dan itu tulisan yoongi hyung. tapi, untuk apa hyung menulis itu semua. sebuah surat bahkan isinya begitu oh! jangan-jangan HEOL! DEABAK!!" ucap Jimin berteriak diakhir sesi berpikir nya.
"kau kenapa chim? Dapat trik baru push rangket cepat hm"
Taehyung membuka pintu kamar jimin x hoseok dengan raut kebahagian. bertanya mengebu-gebu pada jimin yang sedang menatapnya datar.
"Ah Ani, aku hanya melihat diriku dicermin dan tampak tampan sekali, jadi aku terkejut" taehyung berdecih beranjak pergi kembali ke permainan nya yang tertunda tadi.
Jimin bangkit dari kasur nya dengan langkah cepat di ingin mendatangi seseorang sekarang.
'Aku harus menyelidiki nya dengan benar! mari bertanya pada sumber masalah langsung!oke'
30 menit sebelumnya.
"Kenyang nya terima kasih jin hyung masakan mu memang terbaik"
Taehyung mengangkat jempol nya pada seokjin yang sedang membereskan makanan dimeja.
"Kalo begitu jangan lupa yang bergiliran mencuci piring hari ini dicuci oke. Aku sudah menaruh diwestafel sebagian sisanya urus sendiri jadi dicuci ingat. kemarin aku mencuci piring padahal bukan jadwalku kan aku ingin istirahat bye!" Seokjin tersenyum evil pada taehyung dan pada semua member yang kebetulan berada disana dengan kegiatan yang berbeda-beda sehabis makan.
Jimin, yoongi dan hoseok yang nonton tv namjoon yang sedang membaca kiriman macam-macam fans disosial media juga jungkook yang baru selesai makan dengan taehyung.
"Eoh i..ini selasa bukan jadwal ku, bye!" Taehyung dengan cepat pergi melaju menuju kamarnya. sebelum dia yang terkena, karna kemarin dia lupa cuci piring padahal jadwalnya.
Setelah kepergian seokjin dan taehyung ruangan seketika sepi.
Yang lebih tua dari mereka disitu mulai mengambil piring tapi ditahan oleh jungkook
"Ini selasa kan. Berarti aku yang mencuci hyung kau kan sabtu" Jungkook mengambil piring kotor yang dipegang yoongi barusan. Yoongi mengabaikan jungkook dan tetap membantunya menaruh piring-piring yang belum dibereskan semua ke tempat cuci piring.
"Hyung..."
"Diam lah dan mulai mencuci. aku akan membilasnya, kau baru selesai latihan kan tadi"
Jungkook tersenyum kecil mata nya menyendu menatap punggung hyung nya itu dari belakang. Bagaimana bisa dia memalingkan mata pada sosok malaikat itu. jungkook tau yoongi terlalu sering memberi perhatian lebih secara diam maupun langsung seperti sekarang membuatnya semakin membutuhkan dan merasa tergantung.
Sebelum suara teriakan jimin mengembalikannya pikirannya. Fokus jungkook! selesaikan cuci piring mu dulu.
"Yoongi hyung. Kertas lirik yang kemarin kutitipkan pada hyung ada dimana, aku ingin latihan lagi"
"Itu ada didalam studio diatas meja cari sendiri"
Jimin bangkit dari sofa melangkahkan kakinya menuju studio yoongi. Didalam studio terlihat berantakan, dengan kertas dimana-dimana penuh dengan coretan. Akhirnya mendapati kertas liriknya berada pada tumpukkan kertas di samping meja.
KAMU SEDANG MEMBACA
KITA
FanfictionMeski ini masih tabu Meski banyak yang mencemoh Meski tantangan yang dihadapi akan selalu bertambah Tapi jika kita bersatu Semuanya hanya saling percaya saling menguatkan saling berada disisi masing-masing Kita yang akan menjalani Apa yang kita ing...
