Satu jam sudah aku memainkan ponselku. Hanya sekedar mengecek semua akun sosial mediaku
Tidak ada yang menarik
Eunwoo sedang bermain ke rumah Kyulkyung karena dia bilang jika dia merindukan Lulu dan Mumu –kucing Kyulkyung. Bagaimana denganku? Aku tidak begitu menyukai kucing. Jadi aku memutuskan untuk tidak ikut
"aash! Hari minggu yang membosankan", ucapku setelah melemparkan ponsel ke bawah bantal dan merobohkan tubuhku ke atas kasur lalu memandang langit-langit kamar
"aku juga ingin main", gerutuku. Aku menatap ke arah luar jendela –bangkit kemudian duduk merenung
"daripada gabut, main ke taman mungkin lebih baik"
Dan aku pun langsung menyambar kembali ponselku, berganti baju lalu menghampiri rak sepatu dan memakai converse merahku
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Rena pov end
###
Rena akhirnya memutuskan untuk pergi ke taman seorang diri. Karena jarak taman dan rumahnya tidak begitu jauh, hanya memakan 15 menit berjalan kaki. Ketika melewati sebuah mini market, ia berhenti dan mampir hanya sekedar untuk membeli sebuah es krim
Setelah berhasil mendapatkan es krim, Rena berjalan ke tepian taman dan memilih untuk duduk di bangku yang tersedia. Rena membuka pembungkus es krim di genggamannya, kemudian mengeluarkan ponselnya
"bodoh. Untuk apa aku selalu mengecek ponsel? Pacar saja tidak punya", gerutu Rena lalu menyimpan kembali ponselnya. Ia memilih mengamati orang-orang disekeliling. Banyak sekali keluarga kecil yang sedang berpiknik sederhana, anjing yang bermain frisbee dengan pemiliknya, serta anak-anak kecil yang bermain pistol air
Rena menikmati es krim strawberry-nya dengan hikmat
"tidak ada yang bisa menggantikan nikmatnya es krim strawberry", ucap Rena sambil tersenyum girang
Sembari memakan es krim, Rena menengadahkan kepalanya ke langit untuk melihat layang-layang berwarna-warni. Namun ketika sedang mengagumi layang-layang berbagai bentuk tersebut, tiba-tiba seseorang menyemprotkan air ke wajahnya, saat Rena mencari dari mana sumber air tersebut, seorang anak kecil menjulurkan lidah ke arahnya
"YAH! KAU!", bentak Rena sambil mengelap wajahnya kasar. Namun bukannya takut, anak kecil itu semakin menjadi. Ia menembaki Rena kembali dengan pistol airnya sambil tertawa
"YAH!! ANAK NAKAL! KESINI KA-", teriakan Rena terhenti ketika es krim yang ia makan tadi ikut leleh terkena serangan air anak kecil itu dan berakhir mendarat di bajunya